Identifikasi Pola Penggunaan dan Pengetahuan tentang Kontrasepsi pada kalangan Ibu di Daerah Istimewa Yogyakarta
MONICA FEBRIANA P, Dr. apt. Susi Ari Kristina, M. Kes
2021 | Skripsi | S1 FARMASIPenggunaan alat kontrasepsi di Yogyakarta belum mencapai target, terbukti bahwa angka kelahiran yang masih jauh tinggi daripada angka kematian. Oleh karena itu usaha untuk menekan laju pertumbuhan sangatlah penting yaitu seperti program KB serta penggunaan alat kontrasepsi. Sehingga laju pertumbuhan penduduk diharapkan menurun. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan dan tingkat pengetahuan tentang kontrasepsi pada kalangan ibu di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional, dengan pendekatan survei. Digunakan kuesioner yang terdiri dari bagian sosiodemografi, pola penggunaan, dan pengetahuan. Responden yang terlibat sejumlah 145 Ibu usia 18-45 tahun di Yogyakarta dengan pemilihan sampel secara convenience sampling. Data dianalisis dengan uji statistik Chi-square untuk melihat hubungan sosiodemografi dengan pengetahuan Ibu tentang kontrasepsi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ibu di Yogyakarta dengan tingkat pengetahuan tinggi sebesar 51,00% dan rendah sebesar 49,00%. Sedangkan ibu yang memiliki tingkat pola penggunaan tinggi sebesar 71,70% dan rendah sebesar 28,30%. Terdapat hubungan antara pendidikan terakhir, pendapatan, dan pekerjaan dengan tingkat pengetahuan kontrasepsi. Tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan pola penggunaan kontrasepsi.
The use of contraceptives in Yogyakarta has not reached the target, it is evident that the birth rate is still far higher than the mortality rate. Therefore, efforts to reduce the growth rate are very important, such as the family planning program and the use of contraceptives. So that the population growth rate is expected to decrease. Therefore, this study aims to determine the patterns of use and level of knowledge about contraception among mothers in Yogyakarta. This study used a cross-sectional design, with a survey approach. A questionnaire which consists of sociodemography, usage patterns, and knowledge was used. Respondents who were involved were 145 mothers aged 18-45 years in Yogyakarta by convenience sampling. Data were analyzed by using Chi-square statistical test to see the sociodemographic relationship with maternal knowledge about contraception. The results of this study indicate that mothers in Yogyakarta with a high level of knowledge are 51.00% and a low level of knowledge is 49.00%. Meanwhile, mothers who had a high level of usage patterns were 71.70% and low by 28.30%. There is a relationship between recent education, income, and employment with the level of knowledge of contraception. There is no significant relationship between the level of knowledge and patterns of contraceptive use.
Kata Kunci : Kontrasepsi, Tingkat pengetahuan, Pola penggunaan.