KINERJA PERTUMBUHAN PEDET PASCASAPIH SAPI ACEH JANTAN DAN BETINA DI BPTU-HPT INDRAPURI, ACEH
SEPTINDA LINTANG L, Prof. Dr. Ir. Nono Ngadiyono, MS., IPM., ASEAN Eng.;Prof. Dr. Ir. Endang Baliarti, SU.
2021 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pertumbuhan pedet pascasapih sapi Aceh di BPTU-HPT Indrapuri, Aceh. Sampel pedet yang digunakan sebanyak 30 ekor terdiri 15 ekor pedet sapi Aceh jantan dan 15 ekor pedet betina pada umur 10 sampai 12 bulan. Data yang diambil adalah bobot sapih, pertambahan bobot badan perhari, ukuran tubuh yang meliputi lingkar dada, panjang badan, dan tinggi pundak. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik menggunakan uji Independent Sample T-test untuk membandingkan pertumbuhan pedet sapi Aceh jantan dan betina dengan bantuan program SPSS. Berdasarkan hasil analisis statistik, terdapat perbedaan nyata (P<0,05) pada pertambahan bobot badan pedet pascasapih umur 11 dan 12 bulan. Pertambahan bobot badan jantan dan betina umur 11 dan 12 bulan masing-masing 0,310 ± 0,049 kg/ekor/hari dan 0,245 ± 0,040 kg/ekor/hari, 0,388 ± 0,069 kg/ekor/hari dan 0,270 ± 0,044 kg/ekor/hari. Hasil analisis statistik menunjukkan pengaruh yang tidak nyata pada jenis kelamin terhadap seluruh pengukuran tubuh pedet pascasapih umur 10, 11, dan 12 bulan. Panjang badan, lingkar dada, dan tinggi pundak pada pedet pascasapih jantan dan betina umur 10 bulan berturut-turut yaitu 84,4 ± 12,1 cm, 84,8 ± 6,3 cm, 107,2 ± 7,1 cm, 104,2 ± 4,2 cm, dan 85,4 ± 6,1 cm, dan 84,8 ± 6,9 cm. Ukuran panjang badan, lingkar dada, dan tinggi pundak pada pedet pascasapih jantan dan betina umur 11 bulan berturut-turut 90,2 ± 2,9 cm, 86,6 ± 3,8 cm, 118,2 ± 11,2 cm, 109,6 ± 8,1 cm, 95,4 ± 4,7 cm, dan 88,8 ± 9,7 cm. Hasil pengukuran panjang badan, lingkar dada, dan tinggi pundak pada pedet pascasapih umur 12 bulan jantan dan betina berturut-turut 83,4 ± 7,6 cm, 82,8 ± 8,6 cm, 121,4 ± 13,0 cm, 111,8 ± 13,9 cm, 96,6 ± 7,2 cm, dan 93,0 ± 5,7 cm. Disimpulkan bahwa pertumbuhan bobot badan harian pedet pascasapih jantan lebih tinggi daripada betina, sedangkan untuk ukuran tubuh dan konsumsi pakan relatif sama.
The aim of this study was to observe post-weaning growth performance of Aceh calves in BPTU-HPT Indrapuri, Aceh. The materials used were 30 post-weaning Aceh calves consisted of 15 male and 15 female calves, all of them were 10 until 12 months old. The data consisted of weaning weight, average daily gain, body size (body length, heart girth, and wither height). Analysis of Independent Sample T-Test was applied to compare the growth of male and female Aceh calves, it was done using SPSS program. The statistical analysis showed that there were significantly difference (P<0,05) between male and female Aceh calves on the average daily gain of calves at 11 and 12 months old. The average daily gain of calves at 11 and 12 months old of male and female Aceh calves were 0,310 ± 0,049 kg/day, 0,245 ± 0,040 kg/day, 0,388 ± 0,069 kg/day and 0,270 ± 0,044 kg/day. The results of statistical analysis showed no significant effect between male and female Aceh calves on body size of calves at 10, 11 and 12 months old. Body length, heart girth, and wither height at 10 months old of male and female Aceh calves were 84,4 ± 12,1 cm, 84,8 ± 6,3 cm, 107,2 ± 7,1 cm, 104,2 ± 4,2 cm, and 85,4 ± 6,1 cm, dan 84,8 ± 6,9 cm. The results of body length, heart girth, and wither height at 11 months old of male and female Aceh calves were 90,2 ± 2,9 cm, 86,6 ± 3,8 cm, 118,2 ± 11,2 cm, 109,6 ± 8,1 cm, 95,4 ± 4,7 cm, and 88,8 ± 9,7 cm. The results of body length, heart girth, and wither height at 12 months old of male and female Aceh calves were 83,4 ± 7,6 cm, 82,8 ± 8,6 cm/ekor, 121,4 ± 13,0 cm, 111,8 ± 13,9 cm, 96,6 ± 7,2 cm, and 93,0 ± 5,7 cm. It is concluded that male Aceh calves have higher average daily gain than female Aceh calves, while the body size and feed consumption was similar.
Kata Kunci : Pedet Sapi Aceh, Pertumbuhan Pascasapih, Jantan dan Betina, BPTU-HPT Indrapuri