Laporkan Masalah

Dinamika Rencana Pemekaran Wilayah Kabupaten Cilacap Barat dalam Perspektif Kepartaian (Partai Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Golongan Karya)

TEGAR ARIO YUDHANTO, Azifah Retno Astrina, M.Ps

2021 | Skripsi | S1 POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Kajian ini berusaha melihat dinamika rencana pemekaran Kabupaten Cilacap Barat dalam perspektif kepartaian, dimana penulis berfokus terhadap peran PDIP dan Golkar yang ada di Kabupaten Cilacap, tiga wajah partai digunakan untuk lebih mengidentifikasi partai berdasarkan birokrasi didalamnya. Partai politik menjadi objek kajian karena menurut Kimura pembentukan wilayah, kewilayahan adalah politik atau kelembagaan, Wilayah memiliki nilai politik yang muncul dari lembaga-lembaga politik suatu negara. Partai sebagai sebuah organisasi atau kelembagaan diidentifikasi menjadi tiga wajah yaitu party in public office, party on the ground, dan party central office, mengidentifikasi masing-masing wajah serta melihat hubungan antar wajah lebih relevan untuk melihat aktivitas dan peran partai baik secara horizontal dan vertikal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Data-data diperoleh melalui sumber data primer dan juga data sekunder, serta teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Data yang ditemukan kemudian dianalisis berdasarkan tiga wajah partai, dalam tiga wajah diidentifikasi terkait keterlibatan serta peran masing-masing wajah, hal tersebut untuk menjelaskan secara lebih dalam dinamika serta peran partai dalam rencana pemekaran Kabupaten Cilacap Barat. Temuan akhir terkait keterlibatan dan peran partai dalam rencana pemekaran, didapatkan bahwa partai politik tidak terlibat secara langsung terhadap rencana pemekaran, secara politik pemekaran menguntungkan bagi partai politik, namun partai politik lebih berfokus terhadap peningkatan sistem pemerintahan daripada pemekaran.

This study seeks to see the dynamics of the expansion plan of West Cilacap Regency from a party perspective, where the author focuses on the roles of PDIP and Golkar in Cilacap Regency which are analyzed using the three-face party theory to better identify parties based on the bureaucracy in them. Political parties are the object of study because according to Kimura, regional formation is political or institutional. Territories have political values that arise from the political institutions of a country. A party as an organization or institution is identified into three faces, namely party in public office, party on the ground, and party central office, identifying each face and seeing the relationship between faces is more relevant to see the activities and roles of parties both horizontally and vertically. This research is qualitative research using descriptive analysis. Data obtained through primary data sources as well as secondary data, as well as data collection techniques through interviews and documentation. The data found were then analyzed based on three faces of the party, in which three faces were identified related to the involvement and role of each face, this was to explain more deeply the dynamics and roles of parties in the expansion plan of West Cilacap Regency. Final findings related to the involvement and role of parties in the expansion plan, it was found that political parties were not directly involved in the expansion plan, politically the expansion was beneficial for political parties, but political parties focused more on improving the government system rather than expansion.

Kata Kunci : pemekaran, partai politik, tiga wajah partai, PDIP, Golkar, Kabupaten Cilacap

  1. S1-2021-385690-abstract.pdf  
  2. S1-2021-385690-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-385690-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-385690-title.pdf