PENGARUH STRUKTUR DEWAN KOMISARIS DAN DEWAN DIREKSI PADA KINERJA BANK DI INDONESIA
EDUARDOS GALIH B S W, Akhmad Akbar Susamto, S.E., M.Phil., Ph.D.
2020 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMIDewan komisaris dan dewan direksi merupakan bagian penting dalam tata kelola bank. Peranannya besar dalam pengambilan keputusan strategis dan pengawasan manajemen bank. Hal tersebut akan memberikan dampak pada individu bank, industri perbankan, dan perekonomian secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur dewan komisaris dan dewan direksi dengan fokus pada proporsi anggota komisaris independen dan proporsi wanita dalam dewan komisaris dan dewan direksi pada kinerja bank. Penelitian ini menggunakan analisis data panel level individu bank periode 2004-2018 mencakup 94 bank umum yang terdiri dari 83 bank umum konvensional dan 11 bank umum syariah. Indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja bank adalah return on assets (ROA). Hasil analisis menunjukkan bahwa proporsi komisaris independen dan wanita tidak memberikan dampak pada kinerja bank umum di Indonesia. Sedangkan proporsi wanita dalam dewan direksi menunjukkan dampak positif. Penemuan ini menunjukkan bahwa perlu peningkatan peran wanita dalam manajemen puncak bank umum di Indonesia.
The board of commissioners and the board of directors are an important part of bank governance. It plays a major role in strategic decision making and bank management supervision. This will have an impact on individual banks, the banking industry and the economy as a whole. This study aims to analyze the effect of the structure of the board of commissioners and the board of directors with a focus on the proportion of independent commissioners and the proportion of women on the board of commissioners and the board of directors on bank performance. This study uses panel data analysis at the individual bank level for the period 2004-2018 covering 94 commercial banks consisting of 83 conventional commercial banks and 11 Islamic commercial banks. The indicator used to measure bank performance is return on assets (ROA). The analysis shows that the proportion of independent commissioners and women does not have impact on the performance of commercial banks in Indonesia. Meanwhile, the proportion of women on the board of directors shows a positive impact. These findings indicate that it is necessary to increase the role of women in the top management of commercial banks in Indonesia.
Kata Kunci : Kinerja bank, proporsi komisaris independen, proporsi komisaris wanita, proporsi direktur wanita