Penambahan Pakan Block Campuran Beberapa Daun Sumber Tanin Untuk Mengurangi Produksi Gas Metan Secara In Vitro
ABD MAJID AHMAD M, Prof. Dr. Ir. Lies Mira Yusiati, SU., IPU., ASEAN Eng. ; Dr. Ir. Chusnul Hanim, M.Si., IPM., ASEAN Eng.
2021 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan hijauan mengandung tanin dalam bentuk pakan block terhadap parameter fermentasi rumen dan produksi gas metan secara in vitro. Penelitian ini menggunakan daun akasia, daun mahoni, dan daun nangka sebagai sumber tanin dengan proporsi berbeda dalam pakan block. Pakan block dibuat dengan menggunakan tiga perlakuan yaitu pakan block level tanin 0% (kontrol), level tanin 2,5% (P1), dan level tanin 5% (P2). Pakan block dibuat berdasarkan metode dingin. Komposisi bahan yang digunakan berupa rumput gajah, campuran daun sumber tanin, dan campuran bahan mineral block (premix, semen, dan air) dengan perbandingan 62,5:0:37,5, 31,25:31,25:37,5, dan 0:62,5:37,25. Konsentrat yang digunakan sebesar 40%. Fermentasi rumen secara in vitro dengan metode produksi gas Menke and Steingass dilakukan di Laboratorium Biokimia Nutrisi Fakultas Peternakan UGM. Parameter yang diamati yaitu pH rumen, kadar amonia, protein mikrobia, protozoa, dan VFA (volatile fatty acids) serta produksi metan (CH4). Data yang diperoleh dianalisis variansi pola searah dan uji lanjut dengan uji Duncan's Multiple Range Test (DMRT) apabila terdapat perbedaan nilai rerata. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa dengan meningkatnya level tanin semakin menurunkan kadar NH3 dan protozoa (P<0,05), nilai pH semakin naik (P<0,05), dan pada level 5% nilai VFA meningkat (P<0,05), namun tidak berbeda nyata terhadap protein mikrobia dan rasio C2:C3 (P>0,05). Produksi metan memperlihatkan berbeda tidak nyata terhadap kadar metan (%), metan (ml/300 mg BK), dan metan (ml/BOT) (P>0,05), namun pada level 5% kadar metan (ml/BKT) berbeda secara nyata dan mengalami penurunan (P<0,05). Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini yaitu penambahan level tanin hingga 5% dapat menurunkan produksi metan dan meningkatkan produksi VFA tanpa pengaruh negatif terhadap fermentasi rumen secara in vitro.
The objective of this study was to investigate the effect of adding leaves source of tannin in the feed block on parameters of rumen fermentation and in vitro gas production (methane). This study used Acacia auriculiformis, Sweitenia mahagoni, and Artocarpus heterophyllus as sources of tannins with different proportions in feed block. Feed block was made using three treatments, feed block with 0% tannin level (control), 2.5% tannin level (P1), and 5% tannin level (P2), using cold process. The composition of ingredients was used Pennisetum purpureum, a mixture of leaves source of tannin, and a mixture of mineral block materials (premix, cement, and water) with ratio 62.5:0:37.5, 31.25:31.25:37.5, and 0: 62,5:37,25. The percentage concentrate was 40%. In vitro rumen fermentation using the Menke and Steingass gas production method was carried out at Laboratory of Biochemical Nutrition, Faculty of Animal Science UGM. The parameters observed were rumen pH, ammonia content, microbial protein, protozoa, and VFA (volatile fatty acids) and methane production (CH4). One way ANOVA was used to analyze the data and Duncan's Multiple Range Test (DMRT) to measure specific differences of means. The results showed that with increasing levels of tannins, the NH3 and protozoa levels decreased (P<0.05), the pH value increased (P<0.05), and at 5% the VFA value increased (P<0.05), but not significantly to microbial protein and C2:C3 ratio (P>0.05). Methane production showed non-significant of methane (%), methane (ml/300 mg BK), and methane (ml/BOT) (P>0.05), but at the level of 5% the levels of methane (ml/BKT) were decrease significantly (P<0.05). The conclusion of this study is the addition of tannin levels up to 5% can reduce methane production and increase VFA production without negative impact on in vitro rumen fermentation.
Kata Kunci : tannin, feed block, methane, in vitro fermentation.