Laporkan Masalah

Dampak Kebakaran dan Penanganan Pascabencana Rumah Abu Kong Tik Soe: Kajian Manajemen Risiko Bencana

ADINA FALA YUDHA , Drs. Musadad, M.Hum.

2021 | Skripsi | S1 ARKEOLOGI

Tak sedikit bangunan bersejarah yang terbakar tiap tahunnya. Tanpa adanya penanganan yang tepat, bangunan bersejarah terebut terancam mengalami penggusuran tanpa tahu nilai penting yang terdapat di dalamnya. Penelitian ini membahas tentang dampak kebakaran yang terjadi pada tanggal 21 Maret 2019 terhadap bangunan Rumah Abu Kong Tik Soe dengan menggunakan pendekatan Manejemen Risiko Bencana (Disaster Risk Management). Sebelumnya, belum ada penelitian yang membahas dampak kebakaran pada Rumah Abu Kong Tik Soe. Oleh karena itu penelitian ini akan menjawab pertanyaan bagaimana dampak kebakaran terhadap bangunan dan bagaimana penanganan pascabencana Rumah Abu Kong Tik Soe. Proses pengumpulan data terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari observasi lapangan dan wawancara. Data sekunder diperoleh melalui studi pustaka. Analisis menggunakan pendekatan disaster risk management tahap pascabencana, yang dibagi menjadi tiga yaitu: penilaian nilai penting bangunan Rumah Abu Kong Tik Soe, identifikasi kerusakan bangunan, dan penanganan bangunan pascabencana. Hasilnya, kebakaran yang menimpa Rumah Abu Kong Tik Soe berdampak pada kondisi fisik bangunan dan nilai penting yang terkandung di dalamnya. Nilai penting berdasarkan UU No. 11 tahun 2010 tentang cagar budaya yang ada meliputi: nilai penting sejarah; ilmu pengetahuan; pendidikan; kebudayaan; dan agama yang tergolong tinggi. Kerusakan bangunan terpusat pada bangunan utama yang meliputi area ruang tengah, selasar, dan area pintu masuk hingga serambi. Penanganan meliputi strategi restorasi pada aspek struktur dan arsitektural bangunan dengan menggunakan material dan bahan yang sama untuk mempertahankan nilai pentingnya. Kata kunci: rumah abu, kebakaran, pascabencana, bangunan

Not just a few historical buildings caught on fire each year. Without a proper handling, this historic buildings is threatened by demolition without knowing its value and significance. This study discusses the impact of fire in Kong Tik Soe ancestral house that occurred on on March 21th 2019 using Disaster Risk Management approach. Previously there was no research that discussed about the impact of fire on Kong Tik Soe ancestral house. Therefore, this research will answer the question about what are the impacts of fire and how to treat post-disaster buildings particularly historic buildings. The data collection process consists of primary data and secondary data. Primary data obtained through field observation and interviews. The secondary data obtained through literature study. Then the data was analyzed using disaster risk management in the post-disaster phase, which consist of three part: assessment of the significance of Kong Tik Soe ancestral house, identification of the damage on the building, and post-disaster treatment of the building. As a result, the fire that hit Kong Tik Soe ancestral house had impacts on both physical condition and the value and significance of the building. Existing values and significance according to Law No. 11/2010 concerning items of Cultural Property, includes: historical value; science; education; culture; and religion which is classified as high. The damage of the fire concentrated in the main bulding which included the altar area, hallway, and the main entrance to the foyer. Treatment of damage includes restoration strategies on the structural and architerctural aspectsof the building using the same materials to retain its significance value.

Kata Kunci : rumah abu, kebakaran, pascabencana, bangunan

  1. S1-2021-383856-abstract.pdf  
  2. S1-2021-383856-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-383856-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-383856-title.pdf