Pola Kepemimpinan Perempuan dalam Pengelolaan Wisata Komunitas Jelajah Pusaka Kotagede
Dian Kurnia Mahanani, Dr. Wiwik Sushartami, M.A.
2020 | Skripsi | S1 PARIWISATAPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola kepemimpinan perempuan yang digunakan dalam Komunitas Jelajah Pusaka Kotagede serta implikasi pola kepemimpinan terhadap komunitas tersebut. Komunitas Jelajah Pusaka Kotagede merupakan sebuah komunitas yang bergerak dalam bidang pelestarian warisan budaya dan wisata. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah pola kepemimpinan perempuan menurut Suranga Silva dan Mendis (2017) yang terdiri dari transformasional dan transaksional. Indikator implikasi yang digunakan terdiri dari efektivitas, extra effort dan kepuasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketua Komunitas Jelajah Pusaka Kotagede menggunakan pola kepemimpinan transformasional. Implikasi dari pola kepemimpinan tersebut menghasilkan ketidakefektivan dalam manajemen komunitas. Meskipun demikian, terdapat kesediaan anggota untuk menggantikan posisi ketua Komunitas Jelajah Pusaka Kotagede. Selain itu, seluruh anggota pemandu Komunitas Jelajah Pusaka Kotagede merasa puas akan kebutuhan psikis, ekonomi dan sosial. Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan pembaca mengenai pola kepemimpinan perempuan dalam komunitas wisata.
The purpose of this study is to determine leadership style of women in the management of Kotagede Heritage Trail and the implications of this leadership style in the community itself. Kotagede Heritage Trail is a community that concern to preserve cultural heritage and tourism. The indicators used to determine leadership style of women in this research is the indicators of Leadership Style of Women from Suranga Silva and Mendis (2017). These Indicators consist of transformational leadership and transactional leadership. Indicators of implications consist of effectiveness, extra effort and satisfaction. The result of this research find out that the leader of Kotagede Heritage Trail use transformational leadership to manage this community. Implication of transformational used by Kotagede Heritage Trail leader shows in-effectiveness of the community management. However, there are the willingness for the member to replace the leader position in Kotagede Heritage Trail. This research also find out members satisfaction of physical need, economics and social need. This study are expected to elevate reader insight about leadership style of women in tourism community.
Kata Kunci : pola kepemimpinan, perempuan, Kotagede