Laporkan Masalah

Pola Pergerakan Wisatawan di Daya Tarik Wisata Ekowisata Sungai Mudal, Kulon Progo, Yogyakarta

KARINA SALSHABILA, Karlina Maizida, S.Psi., M.A.

2021 | Skripsi | S1 PARIWISATA

Ekowisata Sungai Mudal merupakan salah satu daya tarik wisata di Kulon Progo yang menghadapi masalah kepadatan. Untuk membuat perencanaan yang tepat, diperlukan data pola pergerakan wisatawan untuk memahami pergerakan wisatawan dan memetakan titik kepadatan. Data pergerakan wisatawan dikumpulkan dengan metode person-centered mapping. Rute wisatawan direkam dengan GPS dan diolah menggunakan ArcMap 10.6 untuk mengidentifikasi pola pergerakan wisatawan dan kepadatan jalur. Hasil olah data mengidentifikasi 6 pola pergerakan yang dilakukan oleh wisatawan di Ekowisata Sungai Mudal, yaitu single point 7,4%, base site 13%, stop over 50%, chaining loop 11,1%, destination-region loop 11,1%, dan complex neighbourhood 7,4%. Berdasarkan jumlah kunjungannya, atraksi kolam 1,5 meter merupakan atraksi yang paling sering dikunjungi. Pada analisis kepadatan jalur ditemukan jalur di sekitar kolam 1,5 meter dan air terjun 2 merupakan jalur dengan tingkat kepadatan pergerakan tertinggi.

Ekowisata Sungai Mudal is one of the tourist attractions in Kulon Progo which faces the problem of tourist density. To make proper planning, data on tourist movement patterns are needed to understand tourist movements and mapping density points. Tourist movements were collected using a person-centered mapping method. Tourist route is carried out with GPS and processed using ArcMap 10.6 to identify tourist movement patterns and path density. The results of data processing identified 6 patterns of movement carried out by tourists in Ekowisata Sungai Mudal, namely single point 7.4%, base site 13%, stop over 50%, chaining loop 11.1%, destination-region loop 11.1%, and complex neighborhood 7,4%. Based on the number of visits, the 1.5 meter pool attraction is the most frequently visited attraction. In the path density analysis, it was found that path around 1.5 meter pool and waterfall 2 was the path with the highest movement density level.

Kata Kunci : pola pergerakan wisatawan, pergerakan intra-atraksi, kepadatan, Ekowisata Sungai Mudal

  1. S1-2021-399611-abstract.pdf  
  2. S1-2021-399611-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-399611-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-399611-title.pdf