Pengaruh Status Pengangguran terhadap Probabilitas Menerima Bantuan Finansial dari Orang Tua
ILMIA GUMIWANG W, Eny Sulistyaningrum, S.E., M.A., Ph.D.
2021 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMIKondisi pasar tenaga kerja di Indonesia sebenarnya belum cukup baik, hal tersebut ditunjukkan oleh penurunan tingkat pengangguran yang lambat pada 2014-2019 dan tingginya tingkat penyerapan tenaga kerja pada sektor informal. Penerimaan pesangon dari perusahaan oleh pengangguran pun juga masih rendah. Sementara itu, skema asuransi bagi pengangguran hingga pada 2019 juga belum diterapkan di Indonesia. Padahal, dukungan finansial yang tidak memadai bagi pengangguran dapat menyerang kesejahteraan individu dan bahkan beserta anggota keluarga. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada salah satu jenis pendapatan bukan dari kerja yakni, bantuan finansial dari orang tua. Secara spesifik, penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh status pengangguran pada anak terhadap probabilitas dan nilai menerima bantuan dari orang tua dengan menggunakan data pooled cross sections yang berasal dari Indonesia Family Life Survey (IFLS) gelombang empat dan lima. Metode penelitian yang digunakan adalah Ordinary Least Square Square (OLS) dengan fungsi logaritma natural dan probit dengan average marginal effect. Hasil analisis menunjukkan bahwa anak pengangguran memiliki probabilitas dan nilai bantuan finansial dari orang tua yang lebih tinggi dibandingkan anak pekerja.
The labor market conditions in Indonesia are actually not decent enough, shown by the slow decline of the unemployment rate in 2014-2019 and a high rate of employment in the formal sector. The acceptance report of severance pay by unemployment from companies is also still low. Meanwhile, the unemployment insurance scheme has not been implemented in Indonesia until 2019. In fact, inadequate financial support for the unemployed can attack the welfare of individuals and even family members. Therefore, this study focuses on one type of non-work income, namely, financial assistance from parents. Specifically, this study aims to see the effect of unemployment status in children on the probability and value of receiving financial assistance from parents by using pooled cross-section data from the four and five waves of the Indonesia Family Life Survey (IFLS). The research method used is Ordinary Least Square (OLS) with natural logarithm and probit functions with average marginal effect. The results of the analysis show that unemployed children have a higher probability and value of financial assistance from parents than working children.
Kata Kunci : pengangguran, pendapatan bukan dari kerja, bantuan finansial, transfer antar generasi, IFLS