Laporkan Masalah

The Urgency in Adopting International Labor Organization (ILO) Convention Mechanism to Elimintate Sexual Harassment in Workplaces in Indonesia

NEVIN FRISCO, Sri Wiyanti Eddyono, S.H., LL.M., Ph.D.

2020 | Skripsi | S1 HUKUM

Tujuan dari Penulisan Hukum ini adalah untuk mengetahui pemahaman dari pemangku kepentingan terkait keberadaan Konvensi ILO No. 190. Dari penulisan hukum ini juga bertujuan untuk mempelajari upaya-upaya pemangku kepentingan dalam mendorong Indonesia untuk mengadopsi instrumen-instrumen yang terkandung Konvensi ILO No. 190. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif empiris, dimana penelitian ini adalah gabungan dari penelitian kepustakaan dan lapangan. Penelitian kepustakaan menggunakan rujukan teori dan peraturan terkait, yakni Konvensi ILO No. 190 tentang Eliminasi Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja, UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual. Sedangkan, penelitian lapangan dilakukan untuk memperoleh data mengenai penegakan pelecehan seksual di tempat kerja dengan terjun ke lapangan. Data tersebut dikelola menggunakan metode kualitatif dan disajikan deskriptif. Hasil dari rumusan masalah pertama dari penelitian hukum ini adalah berdasarkan riset yang dilakukan oleh penulis terhadap beberapa pemangku kepentingan, ditemukan bahwa tidak adanya aturan yang jelas dalam melindungi pekerja perempuan dari tindakan pelecehan seksual yang terjadi di tempat kerja, dimana para pemangku kepentingan mengetahui akan eksistensi dari Konvensi ILO No. 190. Maka dari itu, para pemangku kepentingan mendorong untuk mengadopsi mekanisme yang terkandung dikonvensi ini agar dapat mengeliminasi pelecehan seksual di tempat kerja. Sedangkan hasil untuk rumusan masalah kedua adalah telah dilakukan upaya-upaya dari pemangku kepentingan untuk mendorong Indonesia meratifikasi Konvensi ILO No. 190 dengan melakukan sosialisi dan advokasi kepada perwakilan perusahan dan instansi terkait yang memiliki kepentingan. Dengan itu, Indonesia dapat memiliki peraturan yang comprehensive yang dapat mencegah dan mengeliminasi terjadinya pelecehan seksual terhadap perempuan yang terjadi di tempat kerja.

The purpose of this Legal Research is to find out the understanding of the stakeholders in regards to the existence of ILO Convention No. 190. This Legal Research is also aimed to find out the efforts of stakeholders in encouraging Indonesia to adopt the instruments contained in ILO Convention No. 190. This research is normative empirical research, where this research is a combination of library and field research. Literature research uses theoretical references and related regulations, namely ILO Convention No. 190 concerning Elimination of Violence and Harassment in World of Work, Law of No. 13 Year 2003 concerning Manpower, Indonesian Criminal Code and the Bill of Elimination of Sexual Violence. While field research is conducted to acquire data on the enforcement of sexual harassment in the workplace by studying the field. The data is managed using qualitative methods and presented descriptively. The result of the first research question of this legal research is that based on research conducted by the author towards stakeholders, found that there is no clear rule in protecting female workers from sexual harassment violation that occurs in workplace, whereas stakeholders acknowledge the existence of the ILO Convention No. 190. Therefore, stakeholders encourage the Indonesian Government to adopt the mechanism that contains in the convention so that it can be further regulated so as to eliminate sexual harassment towards female workers in workplace. As for the second research question, is that there have been efforts by the stakeholders to encourage Indonesia in ratifying the ILO Convention No. 190, which is done through socializing and advocating to the representative of companies and relevant agencies. Hence, Indonesia can have a comprehensive regulation that able to prevent and eliminate sexual harassment in workplace towards female workers.

Kata Kunci : Konvensi ILO No. 190, Pekerja Perempuan, Pelecehan Seksual di Tempat Kerja, Dampak dari Mengadopsi Mekanisme Konvensi ILO No. 190

  1. S1-2021-377215-abstract.pdf  
  2. S1-2021-377215-Bibliography.pdf  
  3. S1-2021-377215-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-377215-title.pdf