Studi kritik psikoanalisis Jacques Lacan dengan pendekatan neurokognisi sosial melalui Brain Mapping Power gelombang elektroensefalografik pada aktivitas pengenalan diri dengan menggunakan citra visual dan nama diri
YUDIARSO, Ananta, Drs. Koentjoro, MBSc.,PhD
2002 | Tesis | S2 PsikologiThe aim this research is to study Jacques Lacan’s critique of psychoanalysis with social neurocognition approach through brain mapping of power electroencephalogrupy wave on self-recognition activity using self name and se!f image. According to Lacan, self consciousness was developed by unconsciousness process of metaphor and metonymy. Social cognition process of self-recognition was developed by this mechanism and could not be separated .from unconsciousness process which was structured like language. Hemispheric lateralizution to the lefi hemisphere where language was processed and diference power electroencephalography wave at cerebral cortex between self and the other recognition activity was efected by this mechanism. Subject of this research were I4 right handed students (7 male and 7,femule, age between 19 to 26 year old). Handedness was measured by Edinburgh handedness inventory. Power electroencephalography wave of auditory stimuli of listening to subject own full name and proper name, and visual stimuli of reading subject own full name andproper name, watching subject own image through a mirror are used as treatment variables. ‘Ih study lateralization, stimuli eyes closed and silence heard was used for control variable. To study diference power electroencephalography wave between self and the other recognition, .familiar and stranger name were used as control variables .for reading and listening treatment. For watching treatment, familiar and stranger people were used as control variable. The drfference power electroencephalograpy between familiar and stranger recognition on both auditory and visual stimuli was also studied in this research. To analyze data, Wilcoxon signed rank test was used. Except self proper name reading task, dominant decrease power electroencephalography wave qf all auditory and visual self stimuli was found with dominant activity on the left hemisphere. Dominant increase power electroencephalography wave of familiar and stranger auditory stimuli were found bilaterally on both hemisphere with preferentially lateralized to the right hemisphere. Dominant decrease power of electroencephalography wave on familiar and stranger visual stimuli were found bilaterally on both hemisphere. Lower power of electroencephalography wave of self stimuli than familiar and stranger stimuli on auditory and visual stimuli was found. Except alpha wave on reading full name, higher power electroencephalography wave on both auditory and visual familiar stimuli than stranger stimuli was found. Lacan’s critique of psychoanalysis could be used to explain hemispheric lateralization and dflerence power electroencephalography wave of self and other people recognition activity.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kritik psikoanalisis Jacques Lacan dengan pendekatan neurokognisi sosial melalui brain mapping power gelombang elektroensefalografi k pada aktivitas pengenalan diri menggunakan citra diri dan nama diri. Pengenalan diri dan orang lain merupakan bidang kajian dalam kognisi sosial. Menurut Lacan kesadaran akan diri dibentuk oleh proses ketidaksadaran yang terdiri dari mekanisme metafora dan metonimia. Proses kognisi sosial pengenalan din dibentuk oleh mekanisme ini dan tidak dapat dipisahkan dari proses ketidaksadaran yang terstruktur seperti bahasa. Lateralisasi pada belahan kiri hemisfer sebagai area bahasa diproses dan perbedaan power gelombang elektroensefalografik pada korteks serebri antara pengenalan diri dan orang lain dipengaruhi oleh mekanisme ini. Subjek penelitian ini adalah 14 mahasiswa pengguna tangan kanan (7 laki-laki dan 7 perempuan usia 19-26 tahun). Penggunaan tangan diukur dengan angket Edinburgh Handedness Inventory. Variabel perlakuan yang digunakan adalah power gelombang elektroensefalografi k stimulus auditoris dan visual berupa : mendengar nama lengkap, mendengar nama panggilan, membaca nama lengkap, membaca panggilan nama, melihat citra diri. Untuk kajian lateralisasi stimulus mata tertutup dan tidak mendengar apa-apa digunakan sebagai variabel kontrol. Untuk menguji perbedaan power elektroensefalografik antara pengenalan diri dan orang lain, stimulus nama dikenal dan tidak dikenal digunakan sebagai variabel kontrol pada perlakuan mendengar dan membaca. Stimulus orang dikenal dan tidak dikenal digunakan sebagai variabel kontrol untuk perlakuan melihat. Perbedaan power gelombang elektroensefalografik antara stimulus auditoris dan visual yang dikenal dengan tidak dikenal juga dikaji dalam penelitian ini. Uji Wilcoxon signed rank lest digunakan untuk analisis data. Kecuali pada membaca nama panggilan, aktivitas dominan penurunan power gelombang elektroensefalografik yang dominan belahan kiri hemisfer ditemukan pada seluruh stimulus auditoris dan visual diri. Aktivitas dominan kenaikan power gelombang elektroensefalografik yang bilateral tersebar pada keduabelah hemisfer dengan kecenderungan pada hemisfer kanan ditemukan pada stimulus auditoris dikenal dan tidak dikenal. Aktivitas dominan penurunan power gelombang elektroensefalografik yang bilateral tersebar pada kedua belah hemisfer ditemukan pada stimulus visual yang dikenal dan tidak dikenal. Power gelombang elektroensefalografik stimulus auditoris dan visual diri lebih rendah dibanding stimulus yang dikenal dan tidak dikenal. Kecuali pada frekuensi alfa membaca nama lengkap, power gelombang elektroensefalografik stimulus auditoris dan visual yang dikenal lebih tinggi dibanding stimulus yang tidak dikenal. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kritik psikoanalisis Lacan dapat digunakan untuk menjelaskan lateralisasi hemisfer dan perbedaan power elektroensefalografik aktivitas pengenalan diri dan orang lain.
Kata Kunci : Pengenalan Diri,Psikoanalisis Jacques Lacan,Brain Mapping Power