Peliyanan dan Relasi Gender Pada Ruang Seksual dalam Plateforme Karya Michel Houellebecq
KAFANA FITYAH K T, Dr. Wening Udasmoro, M. Hum., DEA.
2020 | Skripsi | S1 SASTRA PRANCISPeliyanan adalah salah satu tema yang sering diangkat dalam sebuah novel. Novel Prancis dengan judul Plateforme karya Michel Houellebecq adalah salah satunya. Dalam novel tersebut terlihat adanya pembedaan antara Dunia Pertama dengan Dunia Ketiga. Pada umumnya Dunia Pertama sering kali menunjukan kehebatannya terhadap Dunia Ketiga dalam ruang publik seperti halnya dalam bidang teknologi, kesehatan, edukasi dan kecerdasan. Namun pada novel Plateforme dikotomisasi tersebut terlihat tidak hanya pada ruang publik, tetapi juga pada ruang privat, yakni ruang seksual. Penelitian ini mengangkat dan membahas permasalahan peliyanan dalam ruang privat, yang terkait dengan relasi seksual, seksualitas dan hasrat seksual dan prosesnya dengan tujuan untuk mendeskripsikan praktik peliyanan yang mendikotomisasi Dunia Pertama dan Dunia Ketiga pada ruang seksual dalam novel Plateforme. Permasalahan kedua yang dijawab dalam penelitian ini adalah mengenai penggambaran relasi gender terkait dengan hasrat seksual dan kebebasan mengekspresikan hasrat seksual dalam novel Plateforme karya Michel Houellebecq. Menggunakan pendekatan pascakolonial dengan teori subaltern oleh Gayatri Chakravorty Spivak, penelitian ini dilakukan dengan melakukan pembacaan secara heuristik untuk memahami isi dan jalan cerita. Penelitian lalu dilanjutkan dengan pembacaan hermeneutik untuk mengumpulkan data. Data yang telah terkumpul dikategorisasi sesuai permasalahan yang telah ditulis di atas, setelah dikategorisasi data kemudian dianalisis dengan menghubungkan teori subaltern dan yang berkenaan dengan relasi gender oleh Spivak. Hasil analisis mengungkapkan adanya praktik peliyanan terhadap perempuan Dunia Ketiga oleh laki-laki Dunia Pertama melalui pembedaan secara aspek ketubuhan, kepribadian juga representasi dan eksploitasi. Selain itu, penelitian ini juga mengungkapkan adanya ketimpangan gender dalam kebebasan mengekspresikan hasrat seksual antara perempuan Dunia Pertama dengan perempuan Dunia Ketiga.
Othering is one of the most often issue addressed in a novel. A French novel titled Plateforme written by Michel Houellebecq is one of them. In the novel, the dichotomization between the First World and the Third World is omnipresent. In general, the superiority of the First World shows in the sector of technology, health, education and intelligence. Yet, in Plateforme, it also shows up in the most private sector, sexuality. With an objective to describe the process of othering that dichotomizes the First World and the Third World in its relation with sexuality, this research tackles the issue of othering in the context of sexuality and sexual relation in the Novel of Michel Houellebecq titled Plateforme. In addition to that, this research also depicts the gender relation situation and its relation to the freedom of expressing sexual desire. Using post-colonial approach and subaltern theory from Gayatri Chakravorty Spivak, this research is done by firstly reading the novel in a heuristic way in order to understand the story and enchained by a second reading in a hermeneutic way to collect the data needed. The data collected then categorized according to the research problems and analyzed by matching the theory of subaltern by Spivak with what is happening in the novel. The result unveils that First World men treat Third World women as subalterns and that there is inequality in the gender relations in the milieu of sexuality and the freedom of expressing sexual desire between First World women and the Third World women.
Kata Kunci : Peliyanan, Subaltern, Relasi Gender, Seksualitas, Othering, Other, Subaltern, Gender Relation, Sexuality