PENGARUH GUNCANGAN MINYAK DAN PANGAN TERHADAP MAKROEKONOMI ASEAN-4
ROHIMAH SURYANI, Traheka Erdyas Bimanatya, S.E., M.S.c.,
2020 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMIPenelitian ini menggunakan model Structural VAR untuk menganalisis pengaruh guncangan minyak dan pangan terhadap makroekonomi ASEAN-4 (Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand). Variabel makro yang diambil adalah GDP, inflasi ihk, suku bunga acuan, nilai tukar riil efektif (REER), jumlah uang beredar M1, dan saham. Peneliti menggunakan data runtun waktu (time series) kuartal dari 2001:Q1-2018:Q4. Hasilnya adalah guncangan pangan lebih memengaruhi perekonomian makro Indonesia dan Malaysia, sedangkan Thailand dan Filipina lebih dipengaruhi guncangan minyak. Hasil ini mengindikasikan adanya perbedaan karakteristik antara negara tersebut.
This study uses a Structural VAR model to analyze the effect of oil and food shocks on the macroeconomics of ASEAN-4 (Indonesia, Malaysia, Philippines, and Thailand). Macro variables taken are GDP, inflation, policy interest rate, real effective exchange rate (REER), money supply M1, and stocks. Researcher use time series data from the quarter 2001: Q1-2018: Q4. The result show that the food shocks had more impact on the macro economies of Indonesia and Malaysia, while Thailand and the Philippines were more affected by the oil shocks. These results indicated different characteristics between the countries.
Kata Kunci : harga minyak, harga pangan, structural vector auto-regression (SVAR), impulse response function (IRF), forecast error variance decomposition (FEVD)