Laporkan Masalah

ANALISIS PEMILIHAN LOKASI PEMBUKAAN KANTOR CABANG BARU DI WILAYAH BARLINGMASCAKEB: STUDI DI PT BANK BNI SYARIAH

WISNU WANGSA WARDANA, Rocky Adiguna, SE., M.Sc., Ph.D.

2020 | Tesis | Magister Manajemen

Bank BNI Syariah adalah salah satu badan usaha yang bergerak pada industri perbankan. Kegiatan operasional bank meliputi penghimpunan dana masyarakat melalui produk tabungan, deposito, giro; menyalurkan kembali dalam bentuk pembiayaan dan kredit baik usaha maupun konsumer; dan berbagai layanan lain seperti penukaran uang. Untuk dapat berkembang, PT Bank BNI Syariah perlu membuka cabang baru agar dapat melayani nasabah di kota lain, menyalurkan kredit, dan mengumpulkan dana pihak ketiga. Karena sumber daya terbatas, tentu PT Bank BNI Syariah tidak dapat membuka cabang di seluruh kota. PT Bank BNI Syariah Cabang Purwokerto yang membawahi wilayah Barlingmascakab berencana membuka cabang baru karena dinilai jumlah cabang di wilayah tersebut belum memadai. Keputusan pembukaan cabang baru merupakan keputusan operasional yang bersifat strategis sehingga perlu adanya analisis secara mendalam agar PT Bank BNI Syariah dapat memilih lokasi secara optimal. Metode pemilihan lokasi yang digunakan adalah metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Metode tersebut digunakan dalam proses pengambilan keputusan untuk memilih lokasi kota dan lokasi fisik. Proses pengambilan data untuk menentukan kriteria dan alternatif AHP adalah dengan menggunakan wawancara, sedangkan untuk proses penilaian alternatif menggunakan kuesioner. Kriteria digunakan untuk memilih lokasi kota adalah: Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Potensi Dana Pihak Ketiga (DPK), tingkat perkembangan industri dan kultur setempat. Sedangkan untuk kriteria pemilihan lokasi fisik adalah tempat strategis, bentuk bangunan, aksesibilitas, dan harga. Hasil dari penelitian ini adalah terpilihnya kota Kebumen dengan bobot 0,49 dan Ruko Jalan Pahlawan dengan bobot 0,35.

Bank BNI Syariah is a business entity engaged in the banking industry. Bank operational activities include collecting public funds through savings, time deposits, current accounts; channeling back to public in the form of financing and credit, both business and consumer; and various other services such as money changing PT Bank BNI Syariah needs to open new branches to serve customers in and to increase growth. Due to limited company resources, PT Bank BNI Syariah cannot open branches in all cities. PT Bank BNI Syariah Branch in Purwokerto which oversees the Barlingmascakab area planned to open a new branch because it is considered that the number of branches in the area would not sufficie. The decision to open a new branch is part of a strategic operational decision so it needs an in-depth analysis for PT Bank BNI Syariah able to choose an optimal location. The method used for location selection is Analytic Hierarchy Process (AHP) method. This method is used in the decision-making process to select both of bank's city location and a physical location. Data collection method to determine the criteria and alternatives to AHP is by using interviews, while the alternative assessment process is using a questionnaire. The criteria used to choose a city location are: Regional Gross Domestic Product, Third-Party Funding Potential, Level of Industrial Development, and local culture. The criteria for selecting a physical location are based on strategic location, building shape, accessibility, and price. The results are the City of Kebumen with a weight of 0.49 as the choosen city, and Ruko Jalan Pahlawan with a weight of 0.35 as the choosen physical location.

Kata Kunci : Pemilihan lokasi, Bank, AHP, Kriteria, Kota, Lokasi Fisik.

  1. S2-2020-436876-abstract.pdf  
  2. S2-2020-436876-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-436876-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-436876-title.pdf