Laporkan Masalah

Pemungutan Pajak Restoran ditinjau dari Adanya Dampak Pandemi Virus Corona di Kota Tebing Tinggi

NATASIA YORITOMO, Anugrah Anditya, S.H., M.T.

2020 | Skripsi | S1 HUKUM

Penularan virus corona di berbagai wilayah di Indonesia telah menimbulkan dampak yang signifikan terhadap jalannya roda perekonomian negara, khususnya dapat terlihat dari sektor perpajakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis dampak dari pandemi virus corona terhadap pemungutan pajak restoran di Kota Tebing Tinggi, serta mengetahui dan menganalisis kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Tebing Tinggi di dalam memungut pajak restoran terkait adanya pandemi virus corona. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat normatif empiris yaitu penelitian yang mengacu pada penelitian lapangan untuk mendapatkan data primer dan yang didukung dengan penelitian yang berdasarkan pada kepustakaan untuk mendapatkan data sekunder. Data-data tersebut dianalisis secara kualitatif dengan metode deskriptif. Dari hasil penelitian yang dilakukan, maka diperoleh dua kesimpulan. Pertama, target penerimaan pajak restoran Kota Tebing Tinggi tidak tercapai selama masa pandemi dikarenakan penurunan omzet restoran akibat berkurangnya pelanggan serta adanya beberapa restoran yang menutup sementara usahanya. Kedua, BPKPAD Kota Tebing Tinggi telah memberikan kebijakan berupa penundaan jatuh tempo pembayaran pajak restoran hingga 31 Desember 2020. Hal ini diharapkan dapat memberikan keringanan bagi pengusaha restoran yang mengalami penurunan omzet di masa pandemi.

The transmission of coronavirus disease in various regions in Indonesia has made a significant impact on the country's economic growth, especially can be seen from the tax report. The purpose of this research is to find out and analyze the impact of coronavirus pandemic on restaurant tax collection in Tebing Tinggi City, as well as to find out and analyze the policies issued by the Government of Tebing Tinggi City in collecting restaurant taxes amidst the pandemic. This research is a normative-empirical research, which is carried out by obtaining primary data through field research, and is supported by literature-based research to obtain secondary data. The acquired data were analyzed qualitatively and explained using descriptive methods. Based on the research conducted, two conclusions can be drawn. First, Tebing Tinggi City's restaurant tax revenue target was not achieved as a result of the decrease in restaurant sales due to reduced customers during the pandemic, and several restaurants have temporarily closed their business because of the pandemic. Secondly, Tebing Tinggi City's revenue department (BPKPAD) has issued a policy in the form of delaying the due date of restaurant tax payments until December 31, 2020. With this policy, the government hopes to provide relief for restaurant owners who have experienced the decrease in restaurant sales during the pandemic.

Kata Kunci : Pandemi, Pajak Daerah, Pemungutan Pajak Restoran, Penurunan Omzet Restoran, Kebijakan Pemerintah

  1. S1-2020-352706-abstract.pdf  
  2. S1-2020-352706-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-352706-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-352706-title.pdf