Laporkan Masalah

Analisis Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa di Desa Kalobba dan Desa Era Baru Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai

MUTMAINNAH, Prof. Dr. Wahyudi Kumorotomo, MPP

2020 | Tesis | MAGISTER ILMU ADMINISTRASI PUBLIK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan akuntabilitas pengelolaan dana desa di dua desa yang ada di Kecamatan Tellulimpoe yakni Desa Kalobba dan Desa Era Baru. Akuntabilitas merupakan upaya unit organisasi termasuk dalam hal ini organisasi pada level terkecil yakni pemerintahan desa untuk memberikan pertanggungjawaban secara terbuka kepada pihak-pihak yang mengamanahkan tanggung jawab tersebut kepadanya. Akuntabilitas pengelolaan dana desa penting mengingat peran sentral desa yang oleh pemerintah Indonesia dirancang sebagai ujung tombak pembangunan. Sebagai subjek dari pembangunan, desa adalah pihak pertama dan utama dalam mengurus, mengatur dan mengelola seluruh persoalan desa serta bertanggung jawab penuh terhadap pembangunan dan pengelolaannya. Berdasarkan teori akuntabilitas yang dikemukakan oleh Kopel (2005) terdapat lima dimensi akuntabilitas yang merupakan variabel yang dapat digunakan untuk mengukur ketercapaian kinerja organisasi sektor publik dalam menjalankan fungsi, tugas dan tanggung-jawabnya. Empat dimensi diantaranya digunakan dalam analisisi penelitian ini. Keempat dimensi dimaksud adalah transparansi, pengendalian, responsibilitas dan responsivitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan akuntabilitas pengelolaan dana desa di Desa Kalobba dan Desa Erabaru berjalan cukup akuntabel, dikatakan cukup akuntabel karena dimensi akuntabilitas sebagaimana dikemukakan oleh Kopel belum terpenuhi seluruhnya. Adapun faktor yang mempengaruhi hal tersebut terjadi adalah peraturan yang berubah-ubah, peran pendamping desa yang belum maksimal serta lemahnya pengawasan dalam pengelolaan dana desa di kedua desa terkait, sementara itu faktor yang mendukung adalah kompetensi aparatur desa, komitmen pimpinan serta pemenfaatan teknologi informasi.

This study aims to determine the implementation of village funds management accountability in two villages in Tellulimpoe District, namely Kalobba Village and Era Baru Village. Accountability is an effort by an organizational unit, including in this case the organization at the smallest level, namely the village government, to provide open accountability to those who entrust this responsibility to it. The accountability of village funds management is important since it is the central role of village which has been designed by the Indonesian government as the spearhead of development. As the subject of development, the village is the first and foremost party in managing, regulating and managing all village problems and is fully responsible for its development and management. Based on the accountability theory put forward by Kopel (2005), there are five dimensions of accountability which are variables that can be used to measure the performance achievement of public sector organizations in carrying out their functions, duties and responsibilities. Four of these dimensions are used in the analysis of this study. The four dimensions referred to transparency, controllability, responsibility, and responsiveness. The method used in this research is a qualitative research method with a descriptive approach. The results showed that the implementation of village funds management accountability in Kalobba Village and Erabaru Village was quite accountable, it was said to be quite accountable because the accountability dimension as stated by Kopel had not been fully fulfilled. The factors that influence this are changing regulations, the role of village assistants that has not been maximized and the weakness of supervision in the management of village funds in the two related villages, meanwhile the supporting factors are the competence of village officials, commitment of leaders and the use of information technology.

Kata Kunci : Akuntabilitas, Pengelolaan, Dana Desa

  1. S2-2020-434205-Abstract.pdf  
  2. S2-2020-434205-Bibliography.pdf  
  3. S2-2020-434205-Tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-434205-Title.pdf