Pengaruh pelatihan ketrampilan penyesuaian diri terhadap penyesuaian diri dan konsep diri pada remaja
NURDIN, Anwar, Dr. Thomas Dicky Hastjarjo
2002 | Tesis | S2 PsikologiTujuan dari penelitian ini, untuk mengetahui efektivitas pelatihan ketrampilan penyesuaian diri dalam meningkatkan penyesuaian diri dan konsep diri pada remaja. Dalam penelitian ini ada variabel bebas yaitu pelatihan ketrampilan penyesuaian diri dan variabel terikat yaitu variabel penyesuaian diri dan konsep diri. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen dengan menggunakan Randomized ControPGroup Pretest- Posttest Design. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 60 orang, dengan ciri-ciri sebagai berikut: usia 13 sampai 21 tahun, yatim, piatu, yatim piatu dan anak keluarga retak dan berjenis kelamin perempuan. Secara random subyek dibagi ke dalam 2 kelompok. Kelompok remaja PSBR Cawang terdiri dari 30 orang diberikan pelatihan dan kelompok PSBR Tebet terdiri dari 30 orang tidak diberikan pelatihan. Pengukuran dengan skala penyesuaian diri dan konsep diri dilakukan pada saat pretest dan posttest. Skor subyek pada kedua pengukuran tersebut dianalisis melalui Anava AE3 gabung C, gcriii score dan Uji-t. Hasil analisis menunjukkan perbedaan rerata yang sangat signifikan saat posttest pada skala penyesuaian diri dan konsep diri antar kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen memiliki rerata posttest lebih tinggi dari kelompok kontrol. Nilai gain scure yang diperoleh kelompok eksperimen menunjukkan nilai yang lebih tinggi dari nilai gain score kelompok kontrol. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan ketrampilan penyesuaian diri efektif untuk meningkatkan penyesuaian diri dan konsep diri pada remaja Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Cawang Jakarta. Walaupun demikian tidak ada perbedaan dalam ha1 efektivitas pelatihan pada subyek berdasarkan tahap perkembangan.
The aim this stirdy been was to know about the eflectiveness of training of self-adjustment skill to enhnnce self-adjustment and self-concept on the adult. 1 raining of self-adjrwtment skill was the independent variable, while segaa'jirstment and self-concept were dependent variables. The design experimental was Randomized Control-Groirp Pretest-Posttest Desigti. Ihe subjects 60 were .female age from 13 to 21 old years, orphans, motherless, and broken home family. Subjects were randomly selected and divided into two groups. The thirty menibers of PSBR located in Cawnng were the experimenial grozrps, where as 30 members of PSBR located in Tebet was the control group trained. Measurement scales self-a@ustment and self-concept scales, the scales were given pretest atid posttest. The score were mialyzed with analysis variance AB Mixed C, gain score and t-test. The resirlt indicated that they are significant mean dflerences very on posttest upon self-a@ustment and self-concept between experiment and control groups. Mean of experimental group was higher them the mean of control group. Score of gain score experiment that rather control group, more highly. According it can be concluded that training of self-adjustment skill found eflective to enhance selfkiji4stnient and se ff-control famous the adult of Panti Sosial Panti Sosial Bina Remaja Cawang ,Jakarta. However, there was no diflerence between training effect toward self-a@ustnient and self-concept on subjects by development phases.
Kata Kunci : Konsep Diri,Penyesuaian,Remaja, Training of self - aa'jirstment skill, sey - adjirstment, self-concept