Laporkan Masalah

ANALISIS TANTANGAN DAN KEBUTUHAN PERPUSTAKAAN AKADEMIK INDONESIA DI ERA OPEN SCIENCE (KOLABORASI PENERBIT SPRINGER NATURE DAN PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI INDONESIA)

HANDOKO BAGASKARA, Bowo Setiyono, S.E., M.Com., Ph.D.

2020 | Tesis | Magister Manajemen

Penelitian ini berjudul analisis kebutuhan dan tantangan perpustakaan dan pustakawan akademik perguruan tinggi Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh pemangku kepentingan serta diharapkan mampu membantu semua pihak khususnya penerbit ilmiah Springer Nature dan Perpustakaan Akademik Indonesia mengidentifikasi dan merancang bentuk kerjasama di era Open Science. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan kuantitatf dengan instrumen kueisioner dan wawancara yang sudah memenuhi uji validitas dan uji reliabilitas. Penelitian ini mengolah 168 jawaban responden kueisioner dan 10 responden wawancara dari Perpustakaan Akademik Indonesia yang terdiri dari tiga regional yaitu Jawa, Sumatera dan diluar Jawa Sumatera. Dilaporkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi oleh perpustakaan akademik di Indonesia adalah kurangnya pemahaman tren penelitian dan terbatasnya sumber daya fisik maupun non-fisik yang diperlukan oleh pengguna perpustakaan seperti peneliti, dosen dan mahasiswa. Ditingkatan personal, para pustakawan memiliki tantangan utama seperti meningkatnya persaingan antar sesama pustakawan karena penambahan pustakawan generasi muda, serta kurangnya pemahaman yang lebih baik terkait kebutuhan pengguna perpustakaan. Kebutuhan perpustakaan seperti memilih kriteria konten ilmiah yang dilanggan, kebutuhan akan langganan paket besar, tingkat kedekatan dengan pihak lain di Univeristas, daftar kegiatan wajib Peprustaan juga dibahas di penelitian ini. Reputasi penerbit menjadi kriteria yang paling sering digunakan, dilanjutkan oleh beberapa aspek seperti hak akses apakah berupa hanya akses saja atau berupa hak kepemilikan selamanya, dan juga kriteria seperti kesesuaian dengan misi Universitas masih sering digunakan dalam proses evaluasi. Mayoritas pustakawan terbuka dengan kerjasama yang ditawarkan oleh penerbit, hal ini sesuai dengan jumlah perpustakaan yang menginginkan mendapatkan pelatihan rutin terkait platform konten dalam bentuk serial workshop, pelatihan penggunaan konten ilmiah, pelatihan berbagai alat publikasi serta dukungan pihak penerbit dengan hadir menjembatani proses publikasi mulai dari manuskrip sampai penerbitan. Di masa pandemi pelatihan jarak jauh dalam jaringan menjadi solusi yang diminati oleh banyak pihak.

The title of this research is analysis of needs and challenges of Indonesia Academic Library and Librarian, with research aims to identify needs and challenges faced by stakeholders and to support publishing company and Indonesian libraries in identifiying and developing mutual partnership in era of Open Science. Combination of qualitative and quantitative descriptive method is used in the research, by utilizing queisionaire and interview as research instrument. Author has done validity and reliability testing before the instrument was used to bigger respondents. This research use information from 168 respondents drawn from questionnaire and commentary description from 10 interviewees, spreading form three regional in Indonesia which is Java, Sumatera and Non- Java Sumatera. The biggest reported challenges for Indonesia libraries are a lack of resource and a need to demonstrating their value to management and researchers. Lack of resource was a greater concern for regional non�Java Sumatera. At a personal level, librarians have a need for sufficient skills to compete with other new librarians, a need for greater understanding of researchers� needs. Library needs such as selecting the criteria for scientific content to be subscribed to, the need for large package subscriptions, the level of closeness to other parties at the University, those are list of mandatory Library activities discussed in this study. Publisher reputation is the most frequently used criterion, followed by several aspects such as access rights whether in the form of access only or in the form of permanent ownership rights, and also criteria such as conformity with the University's mission are still frequently used in the evaluation process. A majority of librarians � but not all - are open to the publisher playing a role in helping libraries to engage with their broader institution. Large proportions want more information on market trends and training, and have a desire to promote the library itself to wider faculty, virtual training is become popular solution for many libraries epscially in this pandemic season. Many libraries ask to get support from publisher in a form of bridging publication process from manuscript submission until being published.

Kata Kunci : Kebutuhan dan tantangan perpustakan, Ilmu Perpustakaan, Penerbitan Ilmiah Indonesia, Komunikasi Ilmiah (Needs and Challenges of Indonesia Library, Scientific Publication, Library Science, Scholarly Communciation)

  1. S2-2020-320333-abstract.pdf  
  2. S2-2020-320333-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-320333-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-320333-title.pdf  
  5. S2-2020-436796-abstract.pdf  
  6. S2-2020-436796-bibliography.pdf  
  7. S2-2020-436796-tableofcontent.pdf  
  8. S2-2020-436796-title.pdf