Laporkan Masalah

Partisipasi Perempuan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Studi Kasus: Gampong Ulee Nyeu Kecamatan Banda Baro Kabupaten Aceh Utara Tahun 2018-2019

HAYATUN NUFUS, Dra.Ratnawati,S.U..

2020 | Tesis | MAGISTER POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Penelitian ini merupakan kajian politik gender yang berfokus kepada partisipasi perempuan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan desa (MUSRENBANGDES) dengan lokasi penelitian bertepatan di Gampong Ulee Nyeue, Kecamatan Banda Baro, Kabupaten Aceh Utara. Studi ini dilakukan berawal dari adanya kekosongan kajian mengenai partisipasi perempuan di daerah yang menerapkan otonomi khusus pasca konflik di Nanggroe Aceh Darussalam. Penelitian ini menggunakan teori Demokrasi deliberatif yang menjelaskan keterlibatan perempuan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan serta teori partisipasi yang melihat faktor yang mempengaruhi keterlibatan perempuan di Gampong Ulee Nyeue dalam pembangunan desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan behavioralisme dengan jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan instrument tunggal (single instrumental case study) dengan mengunakan teknik observasi partisipan dan wawancara mendalam (in depth interview). Temuan dari penelitian adalah bahwa partisipasi perempuan menjadi rendah disebabkan oleh kaloborasi antara dua faktor ekternal dan faktor internal. Dalam faktor eksternal yaitu masih kurangnya kesempatan yang diraih oleh perempuan dikarenakan kurangnya akses informasi dan dominasi oleh pihak elit serta dalam faktor internal yaitu adanya faktor kultural terhadap budaya patriakhi bagi perempuan. Budaya patriarkhi ini disebabkan masih adanya ketimpangan hak-hak perempuan.

This research is a gender political study that focuses on the participation of women in the village Development Planning Consultation (MUSRENBANGDES) with the research location coinciding in Ulee Nyeue Village, Banda Baro District, North Aceh District. This study was carried out starting from the absence of a study of the participation of women in the regions who implemented post-conflict special autonomy in Nanggroe Aceh Darussalam. This research uses deliberative democracy theory that explains the involvement of women in the Development Planning Conference and participation theory that looks at the factors that influence the involvement of women in Ulee Nyeue Village in village development. This study uses a behavioralism approach with this type of research is a case study with a single instrument (single instrumental case study) using participant observation techniques and in-depth interviews. The findings of the study are that women's participation is low due to the kaloboration between two external factors and internal factors. In external factors namely the lack of opportunities achieved by women due to lack of access to information and domination by the elite and in internal factors, namely the existence of cultural factors for patriarchal culture for women. This patriarchal culture is caused by the imbalance of women's rights.

Kata Kunci : MUSRENBANG, Partisipasi Perempuan, Faktor-faktor menghambat partisipasi

  1. S2-2020-419130-abstract.pdf  
  2. S2-2020-419130-Bibliography.pdf  
  3. S2-2020-419130-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-419130-title.pdf