Laporkan Masalah

Evaluasi Penambahan Ekstrak Temu Kunci dalam Air Minum terhadap Kinerja Pertumbuhan Ayam Broiler

AZIZAH, Prof. Dr. Ir. Zuprizal, DEA., IPU., ASEAN Eng.; Ir. Nanung Danar Dono, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.

2020 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan ekstrak temu kunci (Boesenbergia rotunda (L.). Mansfeld, ETK) dalam air minum terhadap kinerja pertumbuhan ayam broiler. Penelitian ini menggunakan 128 ekor ayam broiler Strain New Lohmann MB 202 berumur satu hari yang dikelompokkan ke dalam empat perlakuan air minum. Seluruh ayam mendapatkan pakan basal yang sama dan salah satu dari perlakuan: air minum tanpa penambahan bahan aditif (K0, kontrol negatif), air minum dengan penambahan 50 ppm antibiotik tetrasiklin (K1, kontrol positif), air minum dengan penambahan 2% ekstrak temu kunci (TK2), dan air minum dengan penambahan 4% ekstrak temu kunci (TK4). Perlakuan air minum mulai diberikan pada saat ayam berumur delapan hari. Setiap perlakuan dalam penelitian diberikan empat replikasi dengan delapan ekor ayam di setiap kandang replikasi. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah kinerja pertumbuhan dengan variabel pengamatan meliputi: konsumsi pakan, konsumsi air minum, pertambahan bobot badan, bobot akhir dan konversi pakan. Data yang diperoleh dianalisis statistik menggunakan Rancangan Acak Lengkap Pola Searah berbasis nilai P kurang dari 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak temu kunci dalam air minum tidak mempengaruhi konsumsi pakan, konsumsi air minum, pertambahan bobot badan, bobot akhir dan konversi pakan. Kesimpulan hasil penelitian penambahan ekstrak temu kunci dengan pengenceran 50 kali dalam air minum pada level 2% dan 4% belum memberikan dampak terhadap kinerja pertumbuhan ayam broiler.

This study was aimed to evaluate the effect of supplementation fingerroot (Boesenbergia rotunda (L.). Mansfeld, ETK) extract in drinking water on growth performance of broiler chickens. This study used 128 day old New Lohmann MB 202 broiler chickens which were grouped into four drinking water treatments. Each chickens in current study had the same basal diet with one of the following treatments: drinking water without any additive addition (K0, negative control), drinking water with the addition of 50 ppm tetracycline antibiotics (K1, positive control), drinking water with the addition of 2% fingerroot extract (TK2), and drinking water with the addition of 4% fingerroot extract (TK4). Drinking water treatment were began to be given on days eight. Each treatment in this study were repeated four times, with eight chicks in each replicate pen. Parameters observed in this study were growth performance with the observed variables including: feed consumption, water consumption, body weight gain, final weight and feed conversion ratio. The data obtained were analyzed statistically using complete randomized design with one-way pattern based on the P value of less than 0.05. Results showed that drinking water supplementation with fingerroot extract did not affect feed consumption, water consumption, body weight gain, final weight and feed conversion ratio. It can be concluded that addition of fingerroot extract with dilution 50 times in drinking water at the level of 2% and 4% has not had an impact on growth performance of broiler chickens.

Kata Kunci : Ayam broiler, Ekstrak temu kunci, Kinerja pertumbuhan

  1. S1-2020-399083-abstract.pdf  
  2. S1-2020-399083-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-399083-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-399083-title.pdf