Laporkan Masalah

Environmental Education in Public High School: Balinese Cultural Heritage and Water Resources Problems

PUTU DANIA WIBAWA, Dr. Ambar Widaningrum, M.A

2020 | Tesis | MAGISTER ILMU ADMINISTRASI PUBLIK

Pencemaran air yang biasanya disebabkan oleh limbah rumah tangga dan industri lokal, merupakan masalah umum di negara berkembang. Ini juga menjadi masalah di Bali, di mana beberapa penelitian telah menemukan bahwa pencemaran di beberapa sungai penting di Bali juga dapat diamati efeknya di daerah pesisir. Situasi ini sangat disayangkan mengingat bahwa di Bali, budaya dan agama sangat bergantung pada kelestarian sumber daya air. Oleh karena itu, sumber daya air memiliki nilai vital dalam kehidupan masyarakat Bali. Salah satu solusi dari masalah ini adalah dengan memberikan pendidikan lingkungan di sekolah untuk meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya pelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana sekolah-sekolah yang terletak di dekat situs cagar budaya di Bali memberikan pendidikan lingkungan kepada siswanya. Studi ini dilakukan dengan melakukan survei secara online yang menargetkan siswa sekolah menengah dan guru di tiga sekolah menengah umum di kabupaten Badung di Bali. Beberapa Studi menemukan bahwa bahwa konten tentang lingkungan sangat sedikit pada kurikulum yang berlaku saat ini. Namun studi ini menemukan sebagian besar siswa memiliki sikap positif terhadap masalah lingkungan, meskipun beberapa tidak pernah mendapatkan pelajaran tentang lingkungan secara formal di sekolah. Meskipun sekolah melakukan kegiatan terkait lingkungan untuk meningkatkan kepedulian lingkungan siswa, sekolah tampaknya gagal memanfaatkan nilai-nilai budaya yang ada dengan memasukkannya ke dalam program. Implikasi dari temuan penelitian ini dapat mendorong pemerintah untuk memanfaatkan nilai-nilai lokal dalam pendidikan lingkungan.

Water pollution, usually caused by effluents from household and local industries, is a common problem in developing countries. It is a problem also in Bali, where some studies have discovered that the effects of pollution of some important rivers are observed in the coastal areas too. This situation is particularly unfortunate since Balinese culture and religion are deeply connected and dependent on water resources. Therefore, water sources have a vital value in Balinese life. One solution to this problem is to provide environmental education in schools to raise students� awareness of the importance of environmental conservation. This study aims to explore how schools located near cultural heritage sites in Bali impart environmental education to their students. This study was conducted by delivering an online survey targeting high school students and teachers in three high schools in Badung regency in Bali, Indonesia. The study found that there is insufficient environmental content in the current curriculum. However, most students possess a positive attitude on environmental issues. Even though the schools conduct environment-related activities to raise students� environmental awareness, the schools seem to fail to take advantage of the existing cultural values by including them in the program. The implication of the findings of this study could encourage the government to utilize the local values in environmental education.

Kata Kunci : Environmental education, Place-based education, Heritage, Environmental awareness, Water resources problem

  1. S2-2020-434214-abstract.pdf  
  2. S2-2020-434214-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-434214-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-434214-Title.pdf