Efektivitas pelatihan dengan metoda ceramah dan diskusi kelompok terhadap perilaku anamnesis bidan di desa
HAMID, Andi Nurhany, dr. Ali Ghufron Mukti, MSc.,PhD
2002 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatTujuan dan Penelitian ini adalah mengurangi jumlah kematian ibu akibat kehamilan dan melahirkan. Angka kematian ibu di Sulawesi Tengah tahun 2000 terdapat 331 per 100.000 persalinan hidup. Bila dibandingkan dengan Angka Kematian Ibu di Indonesia tahun 1995, yaitu 373 per 100.000 persalinan hidup, Angka Kematian Ibu di Sulawesi Tengah tergolong tinggi. Pada Kabupaten Donggala terdapat Angka Kematian Ibu 148 per 100.000 persalinan htdup, tertinggi dari seluruh kabupaten yang ada di Sulawesi Tengah. Jenis penelitian adalah eksperimental semu dengan rancangan nonrandomize pre-test-pos-tes control group design. Langkah-langkah pengambilan sampel yaitu: 1)Dengan knteria inklusi, 2)Menggunakan rumus besar sampel dari Lameshow, 3)Secara random dengan melakukan undian. Populasi sebanyak 3 16 orang bidan dl desa yang bertugas di Kabupaten Donggala. Besar sampel berjumlah 60 orang, terdiri dari 30 orang diberi pelatihan dengan metode ceramah dan diskusi kelompok dan 30 orang hanya diberikan materi (tanpa pelatihan). Materi pelatihan terdiri dari komunikasi, anamnesis ibu hamil dan perilaku manusia. Hasil penelitian setelah dianalisis dengan uji t-test diperoleh hasil: 1)Terdapat perbedaan pengetahuan, sikap dan keterampilan secara bermakna antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. 2)Pada kelompok perlakuan terdapat peningkatan secara bermakna terhadap materi komunikasi anamnesis dan perilaku manusia dari pre-tes ke pos-tcs. 3)Pada kelompok kontrol terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan secara bermakna terhadap materi komunikasi, anamnesis dan perilaku manusia dan peningkatan sikap pada materi komunikasi tidak terdapat peningkatan secara bermakna dari pre-tes ke pos-tes. 4)Terdapat perbedaan peningkatan pengetahuan secara bermakna antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol pada materi anamnesis, pada materi komunikasi dan perilaku tidak berbeda secara bermakna. 5)Terdapat perbedaan peningkatan sikap secara bermakna antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol pada materi komunikasi, pada materi anamnesis dan perilaku tidak berbeda secara bermakna. 6)Terdapat perbedaan peningkatan keterampilan secara bermakna antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol pada materi komunikasi dan anamnesis, pada materi perilaku tidak berbeda secara bermakna. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan sikap dan keterampilan bidan di desa dalam melakukan anamnesis ibu hamil, lebih meningkat pada kelompok yang diberikan pelatihan dengan metode ceramah dan diskusi kelompok dibandingkan dengan kelompok yang hanya diberikan materi, tanpa pelatihan. Dengan demikian pelatihan dengan metode ceramah dan diskusi kelompok efektif untuk merubah perilaku bidan di desa dalam melakukan anamnesis ibu hamil
The aim of this research was to decrease mother’s mortality rate as the cause of pregnancy and giving birth. There were 331 per 1000 birth alive of mother’s mortality rate in Central Sulawesi in the year of 2000. If we compared with mother’s mortality rate in Indonesia in the year of 1995, that was 373 per 100.000 birth alive, mother’s mortality rate in Central Sulawesi was considered as high. In Donggala regency, mother’s mortality rate was 148 per 100.000 birth alive which was the highest from all regencies in Central Sulawesi. This is a quasi-experimental study with nomadomized pre-test - post-test control group design. There were three steps in choosing the sample, 1) with inclusion criteria, 2) using big sample formulation (Lemeshow, et.al.). 3) Random lottery. The population was 316 village mid midwives who were in charge in DonggaZa regency. The sample of this research was 60 people who were divided into 30 people who were obtaining training with speech and group discussion methods and 30 people who were only obtaining module (without training). Training subjects were consisting of communication, anamnesis of pregnant mothers and human behavior. The result of this research after analyzed by using t-test showed that: 1) there was significant different of knowledge, attitude and skill between treatment and control groups, 2) In treatment group, there was sigmficant improvement toward subjects of communication, anamnesis and human behavior from pre-test to post-test, 3) In control group, there was significant improvement of knowledge and skill toward subjects of communication, anamnesis and human behavior and there was no significant improvement of attitude in communication subject form pre-test to post-test, 4) There was significant improvement difference of knowledge between treatment and control groups in anamnesis subject and yet there was no significant different in communication and behavior subjects, 5) There was significant improvement different of attitude between treatment and control groups in communications subject, and yet there was no significant different in communication and behavior subjects, 6) There was significant improvement difference of skill between treatment and control groups in communication and anamnesis subjects, and yet there was no significant different in communication and behavior subjects. There conclusion of this research was knowledge, attitude and skill of village midwives in implementing anamnesis toward pregnant mothers was higher in group that was given training with speech and group discussion methods rather than group that was not given training. Therefore, training with speech and group discussion was effective in changing behavior of village midwives in implementing anamnesis of pregnant mothers
Kata Kunci : Perilaku Sehat,Bidan Desa,Anamnesis,Pelatihan