Laporkan Masalah

PEREMPUAN DAN TRANSISI SEKTOR PERTANIAN DI INDONESIA Studi tentang Strategi Perempuan Buruh Tani dan Perempuan Petani dalam Pengelolaan Usahatani di Pedesaan Jawa

UYUN MAKRUFAH, Drs. Suharman, M.Si

2020 | Skripsi | S1 SOSIOLOGI

Berlangsungnya transisi pertanian di Indonesia telah membawa serangkaian dampak dan perubahan bagi sektor pertanian di Jawa. Transisi pertanian yang bergerak menuju era modernisasi pertanian ditandai dengan masuknya teknologi mekanisasi dalam pengolahan usahatani telah membawa dampak dan perubahan bagi kehidupan penggiat pertanian termasuk perempuan buruh tani maupun perempuan petani yang bekerja pada sektor usahatani. Perkembangan dan penggunaan teknologi mekanisasi dalam pengolahan usahatani tanpa disadari kian meminggirkan posisi perempuan buruh tani dan perempuan petani. Masuknya mekanisasi yang diiringi dengan percepatan pembangunan yang mengarah pada pembentukan sektor lain diluar pertanian seperti industri mengakibatkan minimnya ketersediaan tenaga kerja usia produktif pengolah pertanian. Berbagai langkah lantas dilakukan oleh perempuan petani dan perempuan buruh tani agar dapat mempertahankan kehidupan mereka yang bergantung pada pengelolaan sektor usahatani termasuk dengan menerapkan strategi penghidupan serta strategi subsistensi dalam kehidupan rumah tangga petani. Dalam hal ini, perempuan buruh tani maupun perempuan petani memegang peran penting dalam mempertahankan keberlangsungan usahatani di Jawa baik lewat perannya di ranah rumah tangga petani maupun dalam mempertahankan kelangsungan pengelolaan usahatani. Guna mengkaji strategi serta peran perempuan buruh tani dan perempuan petani dalam pengelolaan usahatani di tengah transisi pertanian, digunakan pendekatan kualitatif terhadap informan perempuan buruh tani dan perempuan petani di Kecamatan Kretek yang di pilih dengan menggunakan teknik purposive. Teknik pengumpulan data diawali dengan melakukan observasi serta melakukan wawancara mendalam terhadap informan, serta melakukan studi kepustakaan dan dokumentasi guna menunjang data yang diperlukan. Data yang telah diperoleh selanjutnya di analisa secara deskriptif untuk kemudian disajikan secara naratif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa transisi pertanian telah membawa serangkaian dampak dan perubahan pada kehidupan perempuan buruh tani maupun perempuan petani di Kecamatan Kretek. Perubahan seperti berkurangnya peluang kerja perempuan akibat hadirnya mesin yang menggantikan tenaga kerja manusia, minimnya regenerasi tenaga kerja usia produktif di bidang usahatani, hingga kondisi pertanian yang tidak dapat diprediksi menjadi fenomena yang tidak dapat dihindari selama masa transisi. Pada kondisi tersebut perempuan buruh tani serta perempuan petani di Kecamatan Kretek seringkali menerapkan strategi penghidupan utama dengan menerapkan manajemen waktu panen dan waktu jual komoditas pertanian. Terdapat pula beberapa strategi lain yang diterapkan oleh perempuan buruh tani dan perempuan petani di Kecamatan Kretek diantaranya adalah dengan memanfaatkan relasi sosial, melakukan tindakan subsistensi, hingga melakukan diversifikasi tanaman.Strategi tersebut menjadi gambaran bagaimana pentingnya peran perempuan buruh tani dan perempuan petani dalam rumah tangga petani di Kecamatan Kretek dengan ikut terlibat dalam mengelola usahatani di samping melakukan peran dalam rumah tangga yang dimilikinya. Keywords: strategi penghidupan, perempuan buruh tani, perempuan petani, peran perempuan, transisi pertanian, usahatani

The ongoing agricultural transition in Indonesia has brought a series of impacts and changes in the agricultural sector in Java. The transition of agriculture that is moving towards an era of agricultural modernization characterized by the influx of mechanization technology in the processing of agriculture has brought impact and change to the lives of agricultural activists including female farmworkers as well as women farmers working in the agricultural sector. The development and use of mechanization technology in the processing of farmers unwittingly marginalizes the positions of female farmworkers and peasant women. The influx of mechanization accompanied by the acceleration of development that leads to the formation of other sectors outside agriculture such as industry resulted in the lack of availability of productive age labor of agricultural processers. Various measures were taken by peasant women and peasant women to maintain the lives of those who depended on the management of the agricultural sector including by implementing livelihood strategies and subsistence strategies in the household life of farmers. In this case, women farmers and peasant women play an important role in maintaining the sustainability of farming in Java both through their role in the realm of peasant households and in maintaining the continuity of agricultural management. To examine the strategy and the role of female farmworkers and peasant women in the management of farming during the agricultural transition, a qualitative approach was used towards female informants of farmers and peasant women in Kretek Sub-district who were selected using purposive techniques. Data collection techniques begin by conducting observations and conducting in-depth interviews of informants, as well as conducting literature and documentation studies to support the necessary data. The data that has been obtained next in the analysis is descriptive to then be presented narratively. The results of the study show that the transition of agriculture has brought a series of impacts and changes to the lives of female farmers as well as peasant women in the Kretek Sub-district. Changes such as reduced female employment opportunities due to the presence of machines that replace human labor, the lack of regeneration of productive-age labor in the field of farming, to unpredictable agricultural conditions become an unavoidable phenomenon during the transition period. In these conditions, farmers and peasant women in Kretek sub-district often implement the main livelihood strategy by implementing harvest time management and agricultural commodity selling time. There are also several other strategies implemented by peasant women and peasant women in the Kretek sub-district, including utilizing social relations, subsistence measures, and diversifying crops. The strategy is an overview of how important the role of female farmworkers and peasant women in the farmer's household in the Kretek sub-district by being involved in managing the farm in addition to performing the role in the household that it has. Keywords: livelihood strategy, female farmworkers, female farmers, female roles, agricultural transition, farming

Kata Kunci : strategi penghidupan, perempuan buruh tani, perempuan petani, peran perempuan, transisi pertanian, usahatani

  1. S1-2020-399475-abstract.pdf  
  2. S1-2020-399475-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-399475-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-399475-title.pdf