Laporkan Masalah

ANALISIS KESULITAN FINANSIAL DAN STRATEGI BERTAHAN PT KRAKATAU STEEL (PERSERO) TBK

MANUEL S MARBUN, Ertambang Nahartyo, Dr., M.Sc., CMA., Ak., CA.,

2020 | Tesis | Magister Manajemen

Sejak tahun 2009, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (selanjutnya disebut KRAS) telah menunjukkan tanda-tanda kesulitan finansial sebagai pengaruh krisis ekonomi global. Kemudian pada tahun berikutnya, kemampuan membayar utang menurun dan sejak tahun 2012 hingga 2018, KRAS mengalami kerugian. Melihat bahwa sampai saat ini KRAS belum mengalami kebangkrutan, melalui penelitian ini penulis mengukur kecenderungan KRAS untuk bangkrut dan mengevaluasi strategi bertahan yang dilakukan manajemen. Pengukuran tesebut dilakukan dengan menggunakan model Altman Z-Score, Analisis Laporan Keuangan, dan analisis pada aspek kualitatif, sedangkan evaluasi strategi bertahan dilakukan dengan ICT (Integrated Canvas on Turnaround). Penulis menemukan bahwa sejak tahun 2012 KRAS telah mengalami kesulitan finansial yang membawa kecenderungan untuk bangkrut. Hal ini disebabkan karena KRAS memiliki modal yang kuat sebagai salah satu BUMN. Selain itu, hasil evaluasi strategi juga menunjukkan bahwa strategi atau solusi dan langkah-langkah konkrit yang dilakukan KRAS setiap tahun merupakan upaya yang tepat sasaran untuk menyelamatkan perusahaan, walaupun terdapat strategi yang tidak sesuai dengan ICT. Dengan prinsip regresi linier dan proyeksi laporan keuangan, penulis juga menemukan pos laporan keuangan yang dapat direkomendasikan untuk dicapai secara fokus demi strategi bertahan yang efektif. Walaupun penelitian dilakukan dengan menggunakan model Z-score dan data laporan tahunan yang dimiliki masih hanya sampai tahun 2018, hasil penelitian ini masih dapat bermanfaat bagi pelaku usaha, khususnya yang bergerak di bidang industri baja, manufaktur, atau yang sedang mengalami kesulitan finansial. Adapun penelitian ini merupakan salah satu studi pada perusahaan yang dilakukan secara komprehensif karena memperhatikan aspek finansial dan strategi.

Since 2009, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (hereinafter referred to as KRAS) has shown signs of financial distress as the effects of the global economic crisis. Then in the following years, the debt service coverage declined; and from 2012 to 2018, KRAS suffered losses. Considering that until now KRAS has not experienced bankruptcy, through this study I measured the bankruptcy likelihood of KRAS and evaluated the turnaround strategy done by Top Management. These measurements are carried out using the Altman Z-score model, Financial Statement Analysis, and analysis on qualitative aspects, while the evaluation of the turnaround strategy is carried out by ICT (Integrated Canvas on Turnaround). I found that actually since 2012 KRAS has been experiencing financial distress that have led to bankruptcy. This is because KRAS has strong equity as one of the State-Owned Enterprises. In addition, the results of the strategy evaluation also showed that the strategy or solutions and concrete actions done by KRAS every year are effective actions to save the company, even though there exist strategies that are not in accordance with ICT. By linear regression principle and financial statement projection, I also find the posts of financial statement that I recommend to achieve for the effective turnaround strategies. Although the research was done using the Altma Z-score model and the annual report data held were only until 2018, the results of this study could still be beneficial for businesses, in particular those engaged in the steel industry, manufacturing, or those were experiencing financial distress. This research is one of the studies conducted in a comprehensive company because it pays attention to financial and strategic aspects.

Kata Kunci : kesulitan finansial / financial distress, Altman Z-score, analisis laporan keuangan / Financial Statement Analysis, Integrated Canvas on Turnaround, restrukturisasi / restructuring

  1. S2-2020-432651-abstract.pdf  
  2. S2-2020-432651-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-432651-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-432651-title.pdf.pdf