FACTORS INFLUENCING THE LEVEL OF WOMEN'S PARTICIPATION IN VILLAGE DEVELOPMENT PLANNING UNDER INDONESIAN VILLAGE LAW: A MULTIPLE CASE STUDY IN SLEMAN REGENCY, SPECIAL REGION OF YOGYAKARTA PROVINCE
WIDHI WULANDARI, Dr. Ambar Widaningrum, MA
2020 | Tesis | MAGISTER ILMU ADMINISTRASI PUBLIKPartisipasi perempuan dalam perencanaan pembangunan desa masih rendah dan terkendala oleh berbagai masalah. Dengan menggunakan model integratif untuk partisipasi masyarakat, studi ini mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi perempuan dan tingkat partisipasi perempuan yang berbeda dalam perencanaan pembangunan desa untuk mendapatkan pemahaman holistik tentang perilaku partisipatif perempuan. Untuk menyelidiki hubungan yang telah dihipotesiskan, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan purposive sampling di berbagai desa di Kabupaten Sleman. Dengan menggunakan metode studi kasus, hasil wawancara telah menunjukkan bahwa motivasi, kesempatan, dan kemampuan adalah tiga anteseden partisipasi perempuan dan intensitas yang berbeda dari masing-masing anteseden dapat menyebabkan tingkat partisipasi perempuan yang berbeda. Studi ini juga menganalisis penerapan Undang-Undang Desa di Indonesia dalam meningkatkan tingkat partisipasi perempuan. Walau pun dianggap minim, beberapa pemangku kepentingan menilai bahwa Undang-Undang Desa merupakan tindakan afirmatif atau kebijakan yang ditujukan untuk mendorong pemerataan kesempatan bagi setiap warga negara, termasuk perempuan, untuk berpartisipasi dalam pembangunan desa. Secara lebih lanjut, studi ini merekomendasikan beberapa kebijakan kepada berbagai otoritas pemerintah untuk memperkuat implementasi Undang-Undang Desa dan merancang program peningkatan kapasitas berkelanjutan yang mampu menjawab tantangan yang dihadapi perempuan dalam meningkatkan partisipasi mereka dalam menciptakan pembangunan desa yang inklusif.
Women's participation in village development planning is still low and constrained by a variety of obstacles. Using an integrative model for community participation, motivation- opportunity-ability (MOA), this study identifies the factors influencing women's participation and the different level of women's participation in village development planning to gain a holistic understanding of women's participatory behaviour. In order to investigate the hypothesized relationships, data were collected through in-depth interviews with purposive sampling in different villages in Sleman Regency. By employing a multiple case study method, the interviews have indicated that motivation, opportunity, and ability are the three antecedents of women's participation and the different intensities of each antecedent can lead to different levels of women's participation. This study also analyses the implementation of Indonesian Village Law in increasing the level of women's participation. Though it is considered a minimum, several stakeholders consider the Village Law as affirmative action or policy aimed at promoting equal opportunities for every citizen, including women, to participate in village development. Furthermore, the study draws policy recommendations for different government authorities to strengthen the Village Law's implementation and design a sustainable capacity- building program that is able to answer the challenges faced by women in terms of increasing their participation in creating inclusive village development.
Kata Kunci : women's participation, level of participation, village development planning, village law