HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERSONAL HIGIENE SANITASI PENJAMAH MAKANAN DALAM MENJAMIN KEAMANAN PANGAN KANTIN PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KOTA YOGYAKARTA DAN KABUPATEN BANTUL
EVELYN ANGELINA, Setyo Utami Wisnusati; Ika Ratna Palupi
2020 | Skripsi | S1 GIZI KESEHATANLatar Belakang: Penjamah makanan berhubungan secara langsung dengan proses pengolahan makanan yang dijual di kantin sekolah, maka dari itu penting bagi mereka untuk memahami higiene sanitasi untuk mencegah terjadinya keracunan makanan dan menjaga keamanan pangan. Tujuan Penelitian: Menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap penjamah makanan di kantin SMP Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data penelitian menggunakan kuesioner yang diisi melalui Google Form maupun Whatsapp dengan metode purposive sampling. Sebanyak 26 penjamah makanan dari 6 SMP yang tersebar di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil: Berdasarkan uji independent t-test, diperoleh bahwa lama bekerja merupakan satu-satunya karakteristik penjamah makanan yang berhubungan signifikan dengan pengetahuan higiene sanitasi (p <0,05). Berdasarkan uji Mann-Whitney, karakteristik penjamah makanan tidak berhubungan signifikan dengan sikap higiene sanitasi (p >0,05) dan uji Spearman diperoleh hubungan tidak signifikan antara pengetahuan dan sikap higiene sanitasi penjamah makanan (p >0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap penjamah makanan di kantin SMP Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul.
Background: Food handlers are directly related to food processing in school canteens, therefore its important for them to understand hygiene and sanitation to prevent food poisoning and maintain food safety. Objectives : Analyze relationship between knowledge and attitudes of food handlers in the canteens of Junior High School at Yogyakarta City and Bantul Regency Research methods: This research used quantitative method with cross sectional approach. Data collection used a questionnaire which was filled out through Google Form and Whatsapp with purposive sampling method. A total of 26 food handlers from 6 junior high school across Yogyakarta City and Bantul Regency participated in this study. Result: Based on the independent t-test, the length of time working as food handler was the only characteristic of food handlers that had a significant relationship with knowledge of hygiene sanitation (p <0.05). The Mann-Whitney test obtained no significant relationship between characteristics of food handlers and attitude of hygiene sanitation (sig. value >0.05). Meanwhile, the Spearman test between knowledge and attitudes obtained the sig. value >0.05. Conclusion: There is no significant relationship between knowledge and attitudes of food handlers in the canteens of Junior High School at Yogyakarta City and Bantul Regency.
Kata Kunci : Pengetahuan higiene sanitasi, sikap higiene sanitasi, karakteristik penjamah makanan/ Knowledge of hygiene sanitation, attitude of hygiene sanitation, characteristics of food handlers.