MANAJEMEN INFORMASI PRIBADI TARUNA DI TENGAH KEBIJAKAN PEMBATASAN PENGGUNAAN GADGET DI POLITEKNIK ILMU PELAYARAN SEMARANG
RIKA AYU MEILIA, Prof. Ir. Achmad Djunaedi, MURP., Ph.D
2020 | Tesis | MAGISTER KAJIAN BUDAYA DAN MEDIAPendahuluan. Perkembangan teknologi menjadikan informasi dapat diperoleh dengan mudah. Tetapi kemudahan untuk mendapatkan informasi ternyata tidak dapat dirasakan oleh para taruna di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang. Ini disebabkan PIP Semarang menerapkan kebijakan pembatasan penggunaan gadget untuk para taruna khususnya tingkat satu dan dua. Selain kemudahan untuk mendapatkan informasi, perkembangan teknologi juga menjadikan informasi menjadi overload sehingga setiap orang harus mampu mengorganisir informasi yang dimilikinya dan peran manajemen informasi dibutuhkan dalam hal ini. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana para taruna mengorganisir informasi pribadi mereka di tengah kebijakan pembatasan penggunaan gadget. Metode penelitian. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan tiga teknik pengambilan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik yang digunakan untuk menentukan informan adalah dengan purposive sampling dimana terdapat tiga kriteria informan dalam penelitian ini, yaitu taruna tingkat satu dan dua PIP Semarang, pihak sekolah yang mengetahui tentang kebijakan pembatasan penggunaan gadget dan pembina dan pengasuh asrama. Hasil dan pembahasan. Hasil dari penelitian diketahui bahwa manajemen informasi pribadi para taruna PIP Semarang tidak terganggu oleh adanya kebijakan pembatasan penggunaan gadget. Manajemen informasi pribadi para taruna dapat dilakukan dengan baik dengan bantuan laptop, google drive, hardisk dan flashdisk. Para taruna melakukan manajemen informasi pribadinya di sela-sela waktu senggang yang mereka miliki karena para taruna juga tidak memiliki waktu khusus guna mengelola informasi yang dimilikinya. Sehingga dapat diketahui bahwa para taruna tetap mengelola informasi pribadi yang dimilikinya dengan baik ditengah kebijakan pembatasan penggunaan gadget.
Introduction. The development of technology makes information easily obtainable. However, the ease of obtaining information is not felt by cadets at the Polytechnic of Shipping Science (PIP) Semarang due to implementing a policy to restrict the use of gadgets for cadets, mostly levels one and two. In addition to the ease of obtaining information, technological developments also overload information so that everyone must organize the information they have, and the role of information management is needed in this case. Therefore, this study aims to find out how cadets organize their personal information during a policy to restrict gadgets. Research methods. This study uses a descriptive qualitative method. The data collection techniques used were observation, interview, and documentation. Meanwhile, the determination of informants was carried out by purposive sampling. There are three criteria for informants in this study: cadets of PIP Semarang level one and two, schools who know about the policy to restrict the use of gadgets, and coach and caregiver dormitory. Result and discussion. The study results show that the personal information management of PIP Semarang cadets is not disturbed by the policy to restrict the` use of gadgets. The cadets' personal information management can be done well with laptops, google drives, hard drives, and flash drives. The cadets manage their personal information in between their spare time because the cadets also do not have a particular time to manage the information they have. It can be seen that the cadets still manage their personal information properly amidst the policy to restrict the use of gadgets.
Kata Kunci : Manajemen informasi pribadi, kebijakan dan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang