PERAN EFIKASI DIRI MAKAN DAN PENGARUH TEMAN SEBAYA TERHADAP KECENDERUNGAN PERILAKU MAKAN SEHAT REMAJA
ANINDITA DWI P, Dr. Arum Febriani, S.Psi., M.A.
2020 | Tesis | MAGISTER PSIKOLOGIMasa remaja merupakan masa peralihan dari masa anak-anak menuju dewasa, mereka menjadi lebih mandiri dan perilaku mereka banyak berubah, salah satunya perilaku makan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana peran efikasi diri makan dan pengaruh teman sebaya terhadap kecenderungan perilaku makan sehat remaja. Partisipan penelitian ini berjumlah 225 remaja SMA di Yogyakarta, berusia 15-17 tahun. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan skala Semi Quantitative-Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), skala Efikasi Diri Makan, dan skala Pengaruh Teman Sebaya dalam pengambilan data. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri bukan prediktor yang signifikan, sedangkan pengaruh teman sebaya merupakan prediktor yang signifikan untuk kecenderungan perilaku makan sehat remaja. Sumbangan efektif dari model ini juga hanya 4,3%, sehingga kemungkinan masih ada banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku makan sehat remaja.
Adolescence is a shift period between childhood to adulthood, they want to be more independent and their behavior rapidly changed. Eating behavior is one of the behavior which also changed. The aim of the study is to examining the role of eating self-efficacy and peer influences on adolescents' healthy eating behavior tendencies. Participants for the study were 225 adolescents in Senior High School at Yogyakarta, aged 15-17 years old. This quantitative study data collection was obtain by filling Semi Quantitative-Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), Eating Self-Efficacy scale, and Peer Influences scale. Hypothesis analysis was conducted by binomial logistic regression. The analysis results explained that eating self-efficacy was not significant predictor of adolescents' healthy eating behavior, while peer influences was significant predictor of adolescents' healthy eating behavior. However, the model explained only 4,3% effectiveness to predict healthy eating behavior, and there are still many factors could become another predictor for healthy eating behavior on adolescent.
Kata Kunci : Efikasi Diri Makan, Pengaruh Teman Sebaya, Perilaku Makan Sehat, Remaja.