Laporkan Masalah

Implementasi Manajemen Bencana Pasca-Tsunami Selat Sunda. Studi Kasus : Grand Elty Krakatoa

DIANDRA KRISTANTI, Yulita Kusuma Sari, S.T., M.Sc.

2020 | Skripsi | S1 PARIWISATA

Tsunami Selat Sunda yang terjadi pada Desember 2018 membawa dampak yang besar terhadap berbagai sektor, salah satunya pariwisata. Grand Elty Krakatoa adalah hotel dengan fasilitas resor yang berada di Kalianda, Lampung Selatan. Lokasinya yang berada di pinggir laut menjadikan hotel ini sebagai atraksi wisata yang terdampak langsung oleh tsunami. Penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana dampak tsunami Selat Sunda terhadap Grand Elty Krakatoa serta implementasi manajemen bencana yang dilakukan oleh pihak hotel dalam merespon dampak bencana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan kerangka manajemen bencana untuk sektor pariwisata milik Faulkner. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan dampak yang dirasakan Grand Elty Krakatoa meliputi dampak fisik, sosial, dan ekonomi. Sebagian respon yang diterapkan oleh hotel pascatsunami tidak didasarkan pada manajemen bencana. Hal ini karena manajemen yang sudah ada hanya terbatas pada SOP tanggap darurat. Meskipun begitu, kebijakan yang dilakukan untuk merespon dampak bencana hampir seluruhnya sesuai dengan kerangka manajemen bencana Faulkner. Beberapa hal tidak dilakukan karena terdapat perbedaan dalam kondisi di lapangan.

The Sunda Strait Tsunami that occurred in December 2018 had a major impact on various sectors, including tourism. Grand Elty Krakatoa is a hotel equipped by resort facilities located in Kalianda, South Lampung. Its location on the coastline makes this hotel a tourist attraction which is directly affected by the tsunami. The research was conducted to determine how was the impact of the Sunda Strait tsunami on the Grand Elty Krakatoa and the implementation of disaster management carried out by the hotel in response to the impact of the disaster. This study uses a qualitative descriptive method based on Faulkner's disaster management framework for the tourism sector. The data were collected through observation, in-depth interviews, and literature study. The results showed that the impact on Grand Elty Krakatoa occurred in the physical, social and economic aspect. Some of the hotel’s responds was not based on the disaster management. It happened because disaster management available only covers the emergency procedure. Almost all policies undertaken to respond to the impact of disasters are in accordance with Faulkner's disaster management framework. Several things were not done because there were differences in reality.

Kata Kunci : manajemen bencana, tsunami Selat Sunda, Grand Elty Krakatoa

  1. S1-2020-395835-abstract.pdf  
  2. S1-2020-395835-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-395835-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-395835-title.pdf