Laporkan Masalah

KAJIAN KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT DEGRADASI LAHAN (LAHAN KRITIS) UNTUK PELESTARIAN LINGKUNGAN DI GUNUNG SARI, BERAU, KALIMANTAN TIMUR

EKA PUJA SUKMA JAYA, Prof. Dr. Totok Gunawan M.S. ;Dr. R. Suharyadi M.Sc.

2020 | Tesis | MAGISTER ILMU LINGKUNGAN

Penelitian kerusakan lingkungan akibat degradasi lahan lahan kritis) ini dilakukan di Gunung Sari, Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan jenis kerusakan lingkungan ditinjau dari komponen lingkungan Abiotik, Biotik dan Kultural berdasarkan data spasial yang dikumpulkan, kemudian menentukan tingkat kerusakan lingkungan dengan melihat parameter ke-kritisan lahan dan yang terakhir menentukan rumusan strategi dan kebijakan pengelolaan lingkungan dalam menekan laju perkembangan lahan kritis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan kunjungan langsung kepada instansi dan stakeholder yang menangani langsung pengelolaan dan pemanfaatan lahan di Desa Gunung Sari. Metode survei dan sampling dilakukan secara Stratified Purposive Sampling berdasarkan mapping unit Pengunaan lahan yang di overlay dengan parameter ke-kritisan lahan lainnya serta metode analisis data menggunakan Peraturan Menteri Kehutanan Direktur Jenderal Bina Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Dan Perhutanan Social nomor: P.4/V-SET/2013. Parameter Ke-kritisan lahan yang digunakan meliputi komponen abiotik) kemiringan lereng dan kepekaan tanah terhadap erosi , komponen Biotik kerapatan tutupan vegetasi) dan komponen kultural manajemen lahan dan produktivitas lahan . Hasil penelitian menunjukan bahwa 0.2% dari wilayah Gunung Sari atau sekitar 348 Ha masuk ke dalam kriteria sangat kritis, 5.8% kritis dan 18.8% agak kritis, sisanya 55.8% masuk ke dalam kategori potensial kritis dan 19.3% masuk ke dalam kategori tidak kritis. Penyuluhan dan bimbingan langsung oleh pemerintah kabupaten kepada petani dan masyarakat dapat mempengaruhi dan memperbaiki stabilitas tingkat produktivitas lahan, sehingga lahan yang tadinya kurang memiliki nilai ekonomi menjadi memiliki nilai lebih baik secara ekonomi maupun ekologi

Research on environmental damage due to land degradation critical land) was conducted in Gunung Sari, Berau, East Kalimantan Province. The purpose of this study is to determine the type of environmental damage in terms of the Abiotic, Biotic and Cultural environmental components based on spatial data collected, then determine the level of environmental damage by looking at the parameters of land criticism and finally determining the formulation of environmental management strategies and policies in suppressing the rate of development critical land. The research method used is the method of data collection carried out by conducting direct visits to agencies and stakeholders who deal directly with the management and use of land in Gunung Sari Village. The survey and sampling methods are carried out in a Stratified Purposive Sampling based on the mapping of land-use units that are overlaid with other critical land parameters and data analysis methods using Minister of Forestry Regulations Number: P.4 / V- SET / 2013. The critics of land use include the abiotic component slope and soil sensitivity to erosion , the biotic component vegetation cover density) and the cultural component land management and land productivity. The results showed that 0.2% of the Gunung Sari area, or around 348 Ha, were included in the critically very critical criteria, 5.8% were critical and 18.8% were somewhat critical, the remaining 55.8% were included in the critical potential category and 19.3% were included in the uncritical category. Counseling and direct guidance by the district government to farmers and the community can influence and improve the stability of the level of land productivity, so that land that previously lacked economic value has a better value both economically and ecologically.

Kata Kunci : kerusakan lingkungan ; Degradasi lahan; lahan kritis

  1. S2-2020-420005-abstract.pdf  
  2. S2-2020-420005-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-420005-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-420005-title.pdf