Laporkan Masalah

Motivasi Masyarakat dalam Pengembangan Desa Wisata Nglinggo di Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo

B LARAS AYU T S, Prof. Dr. Ir. Sunarru Samsi Hariadi, M.Si.; Diah Fitria Widhiningsih, S.P., M.Sc.

2020 | Skripsi | S1 PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIAN

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui motivasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Nglinggo 2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Nglinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif , dimana sampel responden penelitian sebanyak 35 masyarakat yang diambil dari dua dusun yaitu Dusun Nglinggo Barat dan Dusun Nglinggo Timur. Pada penelitian ini menggunakan teori motivasi ERG (Exsistence, Relatedness, dan Growth). Motivasi masyarakat diketahui dengan uji proporsi dimana diperoleh hasil z hitung sebesar 5,92 dan z tabel sebesar 1,645 pada tingkat signifikansi alfa sebesar 5% (0,05), sehingga Ho ditolak artinya lebih dari 50% masyarakat mempunyai motivasi yang tinggi pada pengembangan Desa Wisata Nglinggo. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi masyarakat dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS 23. Faktor-faktor yang digunakan dalam penelitian ini yaitu umur, sikap masyarakat, dan peran pokdarwis (variabel independen) dimana akan diregresikan dengan motivasi masyarakat (variabel dependen). Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda diketahui masing-masing faktor memiliki nilai signifikansi sebagai berikut umur sebesar 0,310, sikap masyarakat sebesar 0,021, peran pokdarwis sebesar 0,005. Dengan demikian sikap masyarakat dan peran pokdarwis memiliki nilai signifikansi lebih kecil dari alpha = 5%, sedangkan umur memiliki nilai signifikansi lebih besar dari alpha = 5%. Hal ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara sikap masyarakat dan peran pokdarwis terhadap motivasi masyarakat. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mempertahankan motivasi masyarakat dengan melakukan pendampingan kepada masyarakat.

This study aims to 1) find out the communities motivation in development of Nglinggo Tourist Village 2) analyzing the factors that affecting community motivation in development of the Nglinggo Tourist Village. The study used a quantitative descriptive approach, where the sample of respondents in the study was 35 people was taken from two separate villages: Nglinggo Barat and Nglinggo Timur. In this study used ERG's theory of motivation (Exsistence, Relatedness, and Growth). The community's motivation is known by the proportion test where the result of z count is 5,92 and z table is 1,645 at level of alpha significance of 5% (0.05), so that the Ho is rejected, means that more than 50% of communities have high motivation in development of the Nglinggo Tourist Village. Knowing the factors affecting community motivation are analyzed using multiple linear regression with SPSS software 23. The factors used in this study are age, community attitudes, and the role of pokdarwis (independent variable) which will be implemented on community motivation (dependant variable). Based on the results of multiple linear regression analysis, each factor has a significance as follows age of 0.310, community attitude of 0.021, pokdarwis role of 0.005. Thus the community attitude and the role of pokdarwis have a lower significance value than alpha = 5%, while age has a significant value greater than alpha = 5%. This shows that there is an influence between community attitude and the role of pokdarwis on community motivation. Therefore, it is necessary to make efforts to maintain community motivation by providing assistance to the community.

Kata Kunci : motivasi,teori ERG,desa wisata, sikap masyarakat, peran pokdarwis

  1. S1-2020-394310-abstract.pdf  
  2. S1-2020-394310-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-394310-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-394310-title.pdf