Motivasi Petani dalam Pengajuan Hibah Program Jaringan Irigasi Air Tanah Dangkal di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora
PUNJUNG PRAYOGO, Ir. Harsoyo, M.Ext.Ed;Yuhan Farah Maulida, S.P., M.AAPDA
2020 | Skripsi | S1 PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIANIrigasi merupakan kebutuhan dasar bagi petani dalam melakukan usahatani sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. Dukungan pemerintah dalam peningkatan produktivitas pertanian ditunjukkan dengan adanya akses hibah dana kepada kelompok tani yang dapat dimanfaatkan dalam pembangunan jaringan irigasi. Potensi jaringan irigasi aliran Sungai Bengawan Solo dapat dimanfaatkan oleh petani di wilayah Cepu dalam pemenuhan kebutuhan irigasi budidaya tanaman yang diusahakan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui motivasi petani dalam pengajuan hibah program jaringan irigasi air tanah dangkal di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, 2) Mengetahui faktor-faktor yang mendukung motivasi petani dalam pengajuan hibah program jaringan irigasi air tanah dangkal di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora. Metode dasar yang digunakan adalah metode diskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan sampel sebanyak 6 narsumber meliputi petani, ketua kelompok tani, penyuluh, pamong desa, dan pejabat dinas pertanian. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan kepustakaan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Penelitian ini menggunakan teori motivasi yang relevan yaitu ERG (Existence, Relatedness, Growth). Hasil penelitian yang didapat yaitu motivasi petani tergolong tinggi dalam pengajuan hibah program jaringan irgasi air tanah dangkal dengan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam pengajuan hibah program jaringan irigasi air tanah dangkal yaitu peran kelompok tani, peran penyuluh, peran pamong desa, tanggungan keluarga, persepsi, dan sikap petani.
Irrigation is a basic need for farmers in carrying out farming as an effort to meet the basic needs of the community. Government support in increasing agricultural productivity is shown by the access to grant funds to farmer groups that can be used in the construction of irrigation networks. Farmers in the Cepu area can exploit the potential of the irrigation network for the Bengawan Solo River to fulfill their irrigation needs for cultivated crops. This study aims to 1) Determine the motivation of farmers in submitting grants for shallow groundwater irrigation network programs in Cepu District, Blora Regency, 2) Knowing the factors that support farmers' motivation in submitting grants for shallow groundwater irrigation network programs in Cepu District, Blora Regency. The basic method used is descriptive method with a qualitative approach with a sample of 6 informants including farmers, farmer group leaders, extension agents, village officials, and agricultural service officials. Data collection methods were carried out by observation, interviews, and literature with validity testing using triangulation of techniques and sources. This study uses the relevant motivation theory, namely ERG (Existence, Relatedness, Growth). The results of the research obtained are that the motivation of farmers is classified as high in submitting a grant for a shallow groundwater irrigation network program with factors that influence the motivation of farmers in submitting a grant for a shallow groundwater irrigation network program, namely the role of farmer groups, the role of extension agents, the role of village officials, family dependents, perceptions, and farmer attitudes.
Kata Kunci : Motivasi petani, jaringan irigasi, hibah dana, peran kelompok tani, peran penyuluh, peran pamong desa