Laporkan Masalah

REVIEW AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK BUAH NAGA DAN PENGGUNAAN EKSTRAK BUAH NAGA PADA SEDIAAN KOSMETIKA

NAMIDIA ADE AYU L, apt. Rina Kuswahyuning, M.Si., Ph.D.; Dr. apt. Andayana Puspitasari Gani, M.Si.

2020 | Skripsi | S1 FARMASI

Buah naga merupakan buah tropis yang mengandung nutrisi dan metabolit sekunder melimpah sehingga sering disebut sebagai superfood. Kandungan nutrisi seperti vitamin C, vitamin B, dan vitamin E, dan metabolit sekunder seperti flavonoid dan asam fenolat memiliki aktivitas antioksidan. Pigmen warna yang terdapat pada buah naga yaitu betalain juga memiliki aktivitas antioksidan. Jenis-jenis buah naga yang umum dibudidayakan di Indonesia diantaranya buah naga merah, putih, dan buah naga super merah. Pada umumnya, penggunaan buah naga oleh masyarakat ialah untuk dikonsumsi langsung daging buahnya, namun penggunaan pada kulit, daun, dan batang buah naga masih jarang dimanfaatkan. Review ini bertujuan untuk mengulas aktivitas antioksidan dari buah naga dan penggunaan ekstrak buah naga dalam sediaan kosmetika. Pada penulisan review ini, digunakan data sekunder dari literatur-literatur yang disusun menjadi narrative review. Pencarian literatur menggunakan kata kunci pada pangkalan data literatur nasional dan internasional seperti Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar. Artikel-artikel terunduh kemudian diidentifikasi, diseleksi sesuai kriteria inklusi dan eksklusi, dikomparasi, dan dibahas. Dari hasil review maka dapat disimpulkan bahwa pada ekstrak buah naga pelarut ekstraksi memberikan pengaruh pada aktivitas antioksidan buah naga, dan pelarut yang paling sesuai untuk mengekstrak buah naga yaitu pelarut alkoholik seperti metanol dan etanol. Selain itu, pemanfaatan ekstrak buah naga sebagai bahan utama sediaan kosmetik dimaksudkan untuk perawatan kulit. Bentuk-bentuk sediaan kosmetika ekstrak buah naga yang telah dibuat meliputi losio, krim, masker peel-off, dan serum.

Dragon fruit is a tropical fruit that contain great amount of nutrients and secondary metabolite so it is often called as superfood. Nutrients such as vitamin C, vitamin B, vitamin E and secondary metabolite polyphenol have antioxidant activity. The role of betalain pigment in the dragon fruit also act as an antioxidant. There are many kinds of dragon fruit such as red pulp dragon fruit, white pulp dragon fruit and super red dragon fruit. In general, dragon fruit pulp is directly consumed by society but the use of peel, foliage, and stem is not popular. The purpose of this review is to review the influence of solvent extraction in antioxidant activity of dragon fruit extract and the use of dragon fruit extract in cosmetics. In this review, secondary data from the literature were analyzed and written as narrative review. The literature search was using the key word, and the source of the literature was from the literature database such as Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar. The downloaded articles from the national and international journals were identified, selected as the inclusion and exclusion criteria, compared, and discussed. From the review it can be concluded that solvent extraction could influence the antioxidant activity of dragon fruit. The most suitable solvent to extract the dragon fruit was ethanol and methanol. In addition, the use of dragon fruit extract as the main ingredient in cosmetics preparation was intended for skin care. The application of dragon fruit extract in cosmetics that had been made are lotions, cream, peel-off masks, and serum.

Kata Kunci : buah naga, antioksidan, pelarut ekstraksi, kosmetika/ dragon fruit, antioxidants, solvents extraction, cosmetics

  1. S1-2020-397300-abstract.pdf  
  2. S1-2020-397300-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-397300-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-397300-title.pdf