Peran Keterampilan Sosial Terhadap Perilaku Bullying Pada Remaja
SIFA FARDHIANA, Drs. Haryanto, M. Si., Psikolog; Prof. Dr. Sofia Retnowati, MS., Psikolog; Haryanta, S.Psi., M.A., Psikolog
2020 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIBullying merupakan isu mengkhawatirkan karena dampak yang ditimbulkannya. Bullying menunjukkan angka yang meningkat pada masa remaja. Keterampilan sosial menjadi salah satu faktor penting yang berkaitan dengan perilaku bullying pada remaja. Penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui peran keterampilan sosial terhadap perilaku bullying pada remaja yang terjadi di lingkungan sekolah. Data diambil menggunakan skala perilaku bullying dan skala keterampilan sosial yang diberikan kepada 156 siswa-siswi SMA/SMK sederajat di DIY dengan rentang usia 15-19 tahun. Data dianalisis menggunakan teknik regresi linear sederhana. Hasil analisis statistik menunjukkan koefisien regresi yang negatif, dengan persamaan Y = 90,271 - 0,363 X, taraf signifikansi sebesar p=0.000 (p<0.05), serta nilai R square sebesar 0,313. Bentuk bullying yang ditemui adalah verbal, fisik, sosial, dan cyberbullying. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa keterampilan sosial memiliki peranan pada perilaku bullying pada remaja. Semakin rendah keterampilan sosial, maka semakin tinggi perilaku bullying.
Bullying is a worrying issue due to the impact it causes. Bullying shows an increasing number in adolescence. One of the significant factors regarding the intention of bullying is social skills. This research aims to determine the role of social skills with the bullying behaviors in adolescents that occurs within the school environment. This research uses the data taken using a bullying behaviors scale and social skills scale given to 156 high school students in Yogyakarta with an age range of 15-19 years. Data are analyzed using simple linear regression techniques. The results of statistical analysis show equation Y = 90.271 - 0.363 X, significance level of p = 0.000 (p <0.05), and R square value of 0,313. The forms of bullying that are encountered are verbal, physical, social, and cyberbullying. Based on these results, it can be concluded that social skills have a role in bullying behavior in adolescents. The lower the social skills on adolescents, the higher the bullying behaviors.
Kata Kunci : Keterampilan sosial, Perilaku bullying, Remaja