Laporkan Masalah

PARTISIPASI DAN PERSEPSI MASYARAKAT DALAM KEGIATAN KONSERVASI SUMBERDAYA HUTAN DI CAGAR ALAM KELING II/III JEPARA

TIARA HARFABELIA BANDHI, Dr. Hero Marhaento, S. Hut., M. Si.

2020 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Cagar alam adalah kawasan suaka alam yang karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan tumbuhan dan atau satwa serta ekosistemnya, yang perlu dilindungi dan perkembangan berlangsung secara alami. CA Keling II/III merupakan salah satu Cagar Alam di Jawa Tengah yang pernah mengalami penjarahan oleh masyarakat secara besar-besaran hingga rusak seluruhnya. Pada tahun 2016, BKSDA Jawa Tengah menginisiasi kegiatan pemulihan ekosistem di Cagar Alam Keling II/III. Namun upaya pemulihan pemulihan ekosistem ini menemui banyak permasalahan, salah satunya adalah minimnya pelibatan masyarakat lokal, padahal keberhasilan program kegiatan konservasi sangat dipengaruhi oleh faktor sosial masyarakat. Persepsi dan partisipasi masyarakat merupakan faktor kunci pendukung keberhasilan program. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi dan persepsi masyarakat dalam kegiatan konservasi sumberdaya hutan di Cagar Alam Keling II/III Jepara. Metode pengambilan data partisipasi dan persepsi dilakukan dengan wawancara terhadap responden sejumlah 57 orang yang dipilih secara sensus terhadap populasi masyarakat yang terlibat dalam kegiatan konservasi di CA Keling II/III Jepara. Metode yang digunakan dalam analisis data partisipasi adalah skala likert dengan menggunakan Software Ms. Excel. Sedangkan data persepsi dianalisis dengan metode Q dengan menggunakan perangkat lunak RStudio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima kegiatan konservasi yang melibatkan masyarakat yaitu kegiatan inventarisasi sumber daya alam, pemeliharaan dan pengamanan tata batas dan pal batas, perlindungan kawasan, pengawetan keanekaragaman hayati serta pembangunan sarana prasarana penunjang kegiatan pengelolaan. Partisipasi masyarakat terhadap masing-masing kegiatan konservasi tergolong rendah dengan skor 9,7; 10,7; 11,1; 12,6; dan 10,3. Faktor yang berpotensi mempengaruhi partisipasi adalah jarak tempat tinggal dan jumlah anggota keluarga. Terdapat tiga kelompok persepsi yang muncul di masyarakat yaitu. "Kegiatan konservasi tidak berdampak sosial maupun ekonomi kepada masyarakat namun masyarakat mendukung adanya kegiatan konservasi di CA Keling II/III", "CA Keling perlu adanya kegiatan konservasi terutama dengan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestariaan cagar alam" dan "Kegiatan konservasi perlu monitoring dan evaluasi kembali karena masyarakat kurang setuju dengan adanya kegiatan konservasi di CA Keling II/III". Dari tiga kelompok persepsi terdapat konsensus bahwa kegiatan konservasi tidak berdampak ekonomi ke masyarakat. Faktor yang berpotensi mempengaruhi persepsi adalah faktor lamanya tinggal, pendidikan, serta jarak dari tempat tinggal.

Nature reserve (CA) is one of protection area by its natural condition has unique kind of plants or animal and also its ecosystem, which needs to be protected and naturally developed. CA Keling II/III was once severely disturbed by the community until it was completely damaged. In 2016, Central Java Natural Resource Conservation Department (BKSDA) initiated several restoration programs in the area. However the restoration programs encountered many problems, one of them is the lack of community involvement. In fact, the key success of the program is largely depend on social factor such as community perception and participation. The goal in this study is to find out the community participation and perception in CA Keling II/III conservation programs. The method of collecting data community participation and perception obtained by interviewing 57 respondents they were chosen by population census who involved in activities at CA Keling II / III, Jepara. The method used in the community participation data analyzed by likert scale using Ms. Excel software. Meanwhile, the community perception data were analyzed by Q method using RStudio software. There are five community based conservation programs that occur in the area , which are the inventory of natural resources, maintenance and border pal safeguarding, area protection, biodiversity preservation, and infrastructure development to support management activities. The level of community participation in each conservation program is relatively low. Influential factors affecting the level of participation are the distance from the area and the number of family members. There were three perceptions emerged in the community, "Even there are no social and economical impact to the community, they will still support the restoration activities", "CA Keling II/III needs to carry out socialization how to preserve the area", and "conservation programs needs to be monitored and re-evaluated". From these groups, there is a consensus that conservation programs had no economic impact on the community. Factors that have the potential to influence perception are the communities duration of stay, education, as well as the distance between area and their residence.

Kata Kunci : Persepsi, q method, partisipasi, kegiatan konservasi, cagar alam / perception, q method, participation, conservation programs, nature preserve

  1. S1-2020-382932-abstract.pdf  
  2. S1-2020-382932-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-382932-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-382932-title.pdf