Gambaran Kesiapsiagaan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) di Desa Girirejo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
ISTIGHFARLIN W, Happy Indah Kusumawati, SKep., Ns., M.N.Sc ; Sutono, S.Kp., M.Sc., M.Kep
2020 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) secara geografis, demografis, dan geologis merupakan daerah yang rawan bencana. Salah satu peran pemerintah dan masyarakat dalam menurunkan risiko bencana dengan membentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB). Penelitian terkait kesiapsiagaan FPRB menghadapi bencana gempa bumi secara individu belum pernah dilakukan sebelumnya. Tujuan: Untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan FPRB Girirejo dalam menghadapi bencana gempa bumi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada Maret 2020 dengan subjek penelitian sejumlah 30 anggota FPRB Desa Girirejo. Penelitian menggunakan kuesioner modifikasi LIPI-UNESCO 2006. Hasil: Kategori kesiapsiagaan individu ditentukan berdasarkan nilai median dan nilai median dari total skor kesiapsiagaan individu adalah 31. Kategori baik apabila skor ≥31 dan kategori kurang apabila skor <31. Mayoritas anggota FPRB Desa Girirejo memiliki tingkat kesiapsiagaan dalam kategori baik. Sebanyak 57% responden berada dalam kategori baik dan 43% responden dalam kategori kurang. Domain mobilisasi sumber daya memiliki pressentase kategori baik paling banyak diantara ketiga domain lainnya. Sedangkan domain rencana darurat dan peringatan dini memiliki presentase kategori baik paling sedikit. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kesiapsiagaan bencana FPRB Desa Girirejo dalam menghadapi bencana gempa bumi tergolong kategori baik (57%) dan keempat domain juga tergolong baik.
Background: Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) is geographically, demographically and geologically prone to disasters. One of goverment and society's roles to reduce disaster risk by establishing the Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB). Research about preparedness of the FPRB in facing earthquake disasters individually has never been done before. Objective: To describe the level of FPRB in Girirejo Village preparedness in the face of an earthquake. Method: This research is a descriptive study with a quantitative approach. This research was conducted in March 2020 with the research subjects of 30 members of the FPRB in Girirejo Village. The study used a modified LIPI-UNESCO 2006 questionnaire. Results: The individual preparedness category is determined based on the median value and the median value of the total individual preparedness score is 31. Good category if the score is ≥31 and the less category if the score is <31. The majority of FPRB members in Desa Girirejo had a good level of preparedness. There are 57% of respondents had a good level of preparedness and 43% of respondents had a poor level of preparedness. The resource mobilization domain has the most favorable percentage of the three other domains. Meanwhile, the emergency plan and early warning domains had the lowest percentage in the good category. Conclusion: Based on the results of the study, it can be concluded that the disaster preparedness of the FPRB members in Desa Girirejo in the face of an earthquake is in the good category (57%) and the four domains are also classified as good.
Kata Kunci : Kesiapsiagaan, Bencana, FPRB, Preparedness, Disaster