PENGALAMAN DAN PERSEPSI MAHASISWA PROFESI KEPERAWATAN DALAM MERAWAT PASIEN KANKER ANAK DENGAN KONDISI PALIATIF
DAYANA PANGESTU F J, Uki Noviana, S.Kep., Ns., MNSc., Ph.D; Ariani Arista Putri P., S.Kep., Ns., MAN., DNP; Dr. Christantie Effendy, S.Kp.,M.Kes., Ph.D
2020 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar belakang: Mahasiswa keperawatan di Indonesia kurang terpapar dengan perawatan paliatif saat tahap akademik, karena pembelajaran perawatan paliatif secara formal hanya diberikan saat di klinik. Kurangnya paparan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan mereka mengalami stres saat tahap praktik klinik. Memahami persepsi mahasiswa mengenai perawatan paliatif penting sebagai dasar untuk menyusun desain pembelajaran yang sesuai agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Tujuan penelitian: Mengetahui pengalaman dan persepsi mahasiswa profesi keperawatan dalam merawat pasien kanker anak dengan kondisi paliatif. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sebanyak 12 mahasiswa profesi yang merawat pasien kanker anak dengan kondisi paliatif di ruang rawat Estella 2 RSUP Dr Sardjito Yogyakarta terlibat sebagai partisipan. Data dikumpulkan dengan metode wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan metode Collaizi. Hasil: Hasil penelitian mengidentifikasi 4 (empat) tema berupa persepsi dan pengalaman mahasiswa selama merawat pasien anak dengan kanker dengan kondisi paliatif, yaitu pemahaman mengenai perawatan paliatif anak, kemampuan khusus dalam perawatan paliatif anak, pengalaman berharga dalam perawatan paliatif anak dan tantangan dalam perawatan paliatif anak. Kesimpulan: Pengalaman mahasiswa selama merawat digambarkan seperti menaiki wahana roller coaster. Mahasiswa profesi membutuhkan dukungan dan kesempatan untuk dapat mendiskusikan pengalaman mereka tentang merawat pasien kanker anak dengan kondisi paliatif. Perlu adanya perbaikan pada perawatan paliatif dan perlu adanya persiapan khusus sebelum mahasiswa profesi yang akan merawat pasien kanker anak dengan kondisi paliatif.
Background: Nursing students in Indonesia are less exposed to palliative care in academic phase, formal palliative care training is only provided in clinics. Lack of exposure is one of the factors causing them to experienced stress during the clinical practice. Understanding students perceptions about palliative care is important for developing appropriate learning designs in order to achieving learning objectives properly. Objective: Determine the experiences and perceptions of nursing students in caring for pediatric cancer patients Method: This paper focuses on the qualitative methods with phenomenological approach. Interviews were conducted with 12 nursing students in clinical phase from nursing department Faculty of Medicine, Public Health and Nursing, Universitas Gadjah Mada. Data analysis used Collaizi method. Result: The main theme emerging from this study were: that students for the most part, understand palliative care, special skills needed for caring cancer patients, experienced valuable experiences, and challenge when caring cancer patients end of life. Conclusion: Student experienced such as riding roller coaster when caring pediatric cancer patients. Palliative care need improvement and students who will encounter cancer patients must be prepared with sufficient educational programs and supportive strategies to develop their confidence for caring dying pediatric cancer patients.
Kata Kunci : Kanker anak, pengalaman mahasiswa, perawatan paliatif, persepsi mahasiswa