Laporkan Masalah

Pengaruh Distraksi Video Animasi Terhadap Kecemasan Anak Perempuan Usia 7-9 Tahun pada Prosedur Restorasi Gigi (Pendekatan dengan Parameter Fisiologis)

HILDA AMELIA SANTOSO, drg. Sri Kuswandari, MS., Sp.KGA(K)., Ph.D ; drg. Putri Kusuma W.M., M.Kes, Sp.KGA(K)

2020 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN GIGI

Kecemasan anak saat perawatan gigi merupakan permasalahan yang sering dihadapi dokter gigi. Salah satu cara untuk mengurangi kecemasan adalah distraksi audiovisual video animasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh distraksi video animasi terhadap kecemasan anak perempuan usia 7-9 tahun pada prosedur restorasi gigi dengan parameter fisiologis. Penelitian eksperimental semu dilakukan terhadap 30 subjek anak perempuan usia 7-9 tahun. Subjek dibagi 2 kelompok yaitu kelompok distraksi video animasi dan kelompok kontrol (tanpa distraksi). Penilaian kecemasan dilakukan dengan dengan mengukur tekanan darah, denyut nadi dan respirasi. Pengukuran dilakukan 3 kali yaitu sebelum, saat, dan sesudah perawatan. Data dianalisis dengan uji Repeated ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan kelompok distraksi mengalami penurunan tekanan darah, denyut nadi dan respirasi lebih besar dibandingkan dengan kelompok kontrol. Dari hasil uji, kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan (p>0,05) pada semua pengukuran sedangkan pada kelompok distraksi terdapat perbedaan (p<0,05) pada semua pengukuran. Disimpulkan bahwa distraksi video animasi berpengaruh menurunkan kecemasan anak perempuan usia 7-9 tahun pada prosedur restorasi gigi dengan parameter fisiologis (tekanan darah, denyut nadi, dan respirasi).

Children's anxiety in getting dental treatment is a common problem faced by dentist. One way to reduce anxiety is an animated video audiovisual distraction. The purpose of this study was to determine the effect of animated video distraction on the anxiety of girls aged 7-9 years in dental restoration procedures using a physiological parameter. A quasi-experimental study was conducted on 30 girls of 7-9 years. Subjects were divided into 2 groups, namely animated video distraction and a control group (without distraction). Anxiety assessment is done by measuring blood pressure, pulse and respiration. The measurement was performed 3 times, before-treatment, during treatment, and after-treatment. Data were analyzed using the Repeated ANOVA test. It found that the distraction group showed decrease in blood pressure, pulse and respiration were greater than the control group. There was no difference in the control group (p>0,05) in all measurements, while in the treatment group there was a difference (p<0,05) in all measurements. The conclusion in this study is that the animated video distraction reduces anxiety of girls aged 7-9 years in dental restoration procedures using a physiological parameter (blood pressure, pulse, and respiration).

Kata Kunci : Kecemasan, Distraksi video animasi, Restorasi gigi

  1. S1-2020-398092-abstract.pdf  
  2. S1-2020-398092-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-398092-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-398092-title.pdf