PENGARUH KUALITAS KELEMBAGAAN TERHADAP PENERIMAAN INVESTASI ASING LANGSUNG DI NEGARA BERKEMBANG KAWASAN ASIA
HANDIKA DAGNA N, Amirullah Setya Hardi, S.E., Cand. Oecond., Ph. D.
2020 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMIPenelitian ini menguji dampak kualitas kelembagaan terhadap penerimaan FDI di negara berkembang Kawasan Asia dengan periode tahun 2010 hingga 2018. Penelitian terdahulu menyebutkan bahwa investasi lebih berdampak di negara berkembang dari pada di negara maju. Oleh karena itu sampel negara berkembang di penelitian ini. Terdapat kemungkinan adanya pengaruh dari faktor non ekonomi yaitu kualitas kelembagaan terhadap penerimaan FDI. Penelitian ini menggunakan metode estimasi system GMM dalam mengestimasi model persamaan penelitian. Hasil pada penelitian ini menunjukkan lima dimensi kualitas kelembagaan yang secara signifikan meningkatkan FDI. Kualitas kelembagaan dinilai berdampak terhadap masuknya aliran FDI di suatu negara. Pertumbuhan PDB per kapita, keterbukaan perdagangan, dan investasi domestik menjadi faktor-faktor yang signifikan dalam meningkatkan penerimaan FDI. Pemerintah harus mempertimbangkan faktor-faktor diatas apabila ingin meningkatkan penerimaan FDI di negaranya.
This study examines the impact of institutional quality on FDI receipts in developing countries in the Asian Region from 2010 to 2018. Previous research states that investment has more impact in developing countries than in developed countries. Therefore, sample of developing countries used in this study. There is a possibility of the influence of non-economic factors, namely the quality of the institution on FDI. This study uses the system GMM estimation method in estimating the research equation model. The results of this study indicate five dimensions of institutional quality that significantly increasing FDI. Institutional quality is considered to have an impact on FDI inflows in a country. GDP per capita growth, trade openness and domestic investment are significant factors in increasing FDI. The government must consider the above factors if it wants to increase FDI revenues in their country.
Kata Kunci : Kualitas kelembagaan, WGI, FDI, PDB per kapita, Keterbukaan perdagangan, Investasi domestik, GMM, Negara berkembang