PENGARUH PERNIKAHAN DINI TERHADAP CAPAIAN PENDIDIKAN PEREMPUAN DI INDONESIA
SITI MUNASYITA, Evi Noor Afifah, Dr., S.E., M.S.E.
2020 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMIPernikahan dini yang merupakan salah satu bentuk pelanggaran hak asasi masih banyak terjadi di dunia, terutama di negara-negara berkembang. Indonesia mencatat bahwa pernikahan dini yang terjadi sekitar 1,5 juta anak yang mana menduduki urutan ke delapan terbesar di dunia. Pernikahan dini dapat berdampak pada berbagai macam masalah karena awalnya pernikahan dini meremggut hak anak untuk terus mengenyam pendidikan yang kemudian berdampak pada masalah lain. Menggunakan data Indonesian Family Life Survey (IFLS), penelitian ini menganalisis pengaruh pernikahan dini terhadap capaian pendidikan di Indonesia. Dengan membandingkan berbagai estimasi, hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh negatif dari pernikahan dini terhadap capaian pendidikan.
Early marriage, which is a form of human rights violation, still occurs in the world, especially in developing countries. Indonesia noted that early marriage that occurred was around 1.5 million children, which is the eighth largest in the world. Early marriage can have an impact on various kinds of problems because early marriage takes away the right of children to continue to receive education which then has an impact on other problems. Using data from the Indonesian Family Life Survey (IFLS), this study analyzes the effect of early marriage on educational attainment in Indonesia. By comparing various estimates, the results of this study indicate the negative effect of early marriage on educational attainment.
Kata Kunci : Pernikahan dini, capaian pendidikan, pendidikan perempuan, OLS, dan lingkungan sosial.