Laporkan Masalah

KARAKTERISTIK FISIK LAHAN GAMBUT KEPULAUAN DAN KEANEKARAGAMAN POHON PADA KEBUN KARET DI KECAMATAN PULAU MERBAU, PROVINSI RIAU

NANDA SATYA NUGRAHA, Dr. Budiadi, S.Hut, M.Agr.Sc ; Prof. Dr. Ir. Soemardi, M.For.Sc

2020 | Tesis | MAGISTER ILMU KEHUTANAN

Kawasan rawa gambut di Sumatera telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk berbagai macam kegiatan budidaya, salah satunya adalah budidaya kebun karet. Budidaya ini menunjukkan perluasan yang cukup cepat sehingga meliputi hamparan yang luas. Sejauh ini kajian yang telah dilakukan relatif terbatas terutama tentang pengaruh perkebunan karet terhadap karakteristik ekologi rawa gambut. Studi ini bertujuan untuk menganalisis variasi kondisi kebun karet berdasarkan nilai keanekaragaman dan menganalisis pengaruh keanekaragaman tersebut terhadap karakteristik fisik gambut dimana kebun karet itu berada. Penelitian dilakukan di Pulau Merbau, Provinsi Riau dengan membuat petak ukur (20x20 m) setiap jarak 300 meter pada jalur rintisan yang dibuat mulai dari garis pantai sampai dengan kubah gambut. Data yang dikumpulkan adalah jumlah, jenis dan ukuran pohon. Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin mendekati kubah gambut dari garis pantai, tingkat keragaman jenis dalam kebun karet semakin tinggi dan kontribusi jarak tersebut cukup signifikan (P=0,009) namun demikian, tidak terdapat kontribusi yang signifikan dari ketinggian muka air tanah terhadap keanekragaman jenis di kebun karet (P=0,435). Sedangkan gradien elevasi tidak memberikan kontribusi yang signifikan terhadap tingkat keanekaragaman jenis tanaman karet (P=0,061). Apabila budidaya dan perkembangan kebun karet tidak bisa dihindari maka pengaruh terhadap sifat fisik gambut dapat diminimalisir dengan penanaman yang dilakukan dekat pantai. Peningkatan keanekaragaman jenis dalam kebun karet dapat dilakukan melalui pengkayaan jenis pada saat penanamananya.

Some of the Peat swamp areas in Sumatra have been used by local community for a varieties of agricultural activities, one of those is rubber plantations. The plantation shows significant extension covering large land in many places. Relatively limited studies have been done so far about the effect of rubber plantations on the ecological characteristics of peat swamp. This study aimed to analyze the variations of rubber plantations based on the level of biodiversity and to analyze the effect of the diversity on the physical characteristics of peat swamp. The Experience was conducted on Merbau Island, Riau Province to make Square plots of 20x20 m were established at the distance of 300 m following the strip line made from coastal line of Merbau Island to the peat dome. The number, species and their sizes were measured for each plot. The result indicated that the closer the plots from coastal line to the peat dome the higher the level of the species diversity of rubber plantation and the contribution of the distance was highly significance (P=0,009). However, no significance contribution of water table was found on the level of species diversity of rubber plantation (P=0,435). Elevation gradient on the other hand, has no significant contribution on the level of species diversity of rubber plantation. When rubber plantation extension is unavoidable, the physical characteristic of peat swamp could be minimized by developing rubber plantation close to coastal line. The level of species diversity of rubber plantation could be increased by species enrichment since its initial planting.

Kata Kunci : physical characteristic, peat swamp, rubber plantation, diversity ; karakteristik fisik, Rawa gambut, Kebun karet, Keanekaragaman

  1. S2-2020-376252-Abstract.pdf  
  2. S2-2020-376252-Bibliography.pdf  
  3. S2-2020-376252-Tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-376252-Title.pdf