PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN BAGI NOTARIS DALAM PEMBUATAN AKTA KETERANGAN WARIS (Studi kasus Putusan Pengadilan Negeri Tuban Nomor 19/Pdt.G/2018/Pn Tbn)
RUMONDANG BR SINAGA, Dr. R.A. Antari Innaka Turingsih,S.H.,M.Hum.
2020 | Tesis | MAGISTER KENOTARIATANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip kehati-hatian bagi notaris dalam pembuatan akta keterangan waris dan untuk mengetahui perlindungan hukum bagi notaris atas dikeluarkannya akta keterangan waris yang dibuatnya dalam hal ahli waris lainnya mengajukan pembatalan di Pengadilan berdasarkan kasus putusan Pengadilan Negeri Tuban Nomor 19/Pdt.G/2018/Pn Tbn. Penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif berpedoman pada kaidah yang berlaku dan yuridis empiris yang akan didukung oleh wawancara dengan narasumber. Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara studi dokumen, yaitu pengumpulan data dengan membaca peraturan perundang-undangan, dokumen resmi, maupun literatur yang erat kaitannya dengan permasalahan yang dibahas dan dilengkapi dengan data primer yang berasal dari narasumber. Sifat penelitian ini adalah deskriptif yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran dan penjelasan tentang permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian ini, notaris membuat akta keterangan waris dalam bentuk Partij akta dan didasari dengan ketelitian, kecermatan serta kehati-hatian dalam memeriksa dokumen yang diserahkan oleh para penghadap. Dalam bentuk akta keterangan waris sudah memenuhi Pasal 38, Pasal 39, dan Pasal 40 UUJNP agar dapat menjadi perlindungan hukum bagi notaris. Sehingga yang bertanggung jawab terhadap isi atau substansi terkait akta keterangan waris adalah para pihak yang menghadap kepada notaris. Kata Kunci : Prinsip Kehati-hatian, Akta Keterangan Waris, Perlindungan Hukum.
This study aims to determine the application of the principles of prudence to a notary in deed of inheritance and to find out the legal protection for the notary for the issuance of the certificate of inheritance he made in the event that other heirs file a cancellation in court based on the case of the Tuban district court decision number 19/Pdt.G/2018/Pn Tbn. This research is a normative juridical research guided by the prevailing rules and empirical juridical which will be supported by interviews with resource persons. To obtain the data needed in library research is done employing document study, namely data collection by reading statutory regulations, official documents, and literature that are closely related to the issues discussed and equipped with primary data from sources. The nature of this research is descriptive which aims to get an overview and explanation of the problems under study. The results of this study, In this case, the notary makes a certificate of inheritance in the form of a Partij deed and it is governed with care and prudence in examining the documents handed over by the perpetrators. In which the form of a certificate of inheritance fulfils Article 38, Article 39, Article 40 and Article 41 UUJNP can be legal protection for the notar. So that those who are responsible for the content or substance related to the certificate of inheritance are the parties who appear before the notary. Keywords: Principles of prudence, Certificate of Inheritance, Legal Protection.
Kata Kunci : Prinsip Kehati-hatian, Akta Keterangan Waris, Perlindungan Hukum