Laporkan Masalah

Evaluasi Kebijakan Pembangunan Desa Melalui Persektif Azas Rekognisi dan Subsidiaritas

IRVAN RIYADI L, Prof. Dr. Yeremias Torontuan Keban, SU., MURP.

2020 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK

INTISARI Melalui metode studi kasus, penelitian ini mencoba melihat bagaimana proses pembangunan desa di Tikonu melalui perspektif rekognisi dan subsidiaritas. Mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan sampai pada pengawasannya. Serta, ingin bagaimana kepentingan masyarakat lokal terakomodir dalam program pembangunan desa. Pada tahapan perencanaan, keterlibatan masyarakat lokal dalam musyawarah untuk menjadi sumber penarikan keputusan. Dalam pelaksanaan, sebagian kegiatan yang dianggap masih mampu ditangani oleh masyarakat, juga diserahkan kepada masyarakat. Sementara dalam pengawasan, keterlibatan masyarakat adalah melalui kepercayaan yang diberikan kepada unsur pelaksanan pembangunan dengan berbagai pertimbangan etis. Sekalipun berjalan sebagaimana tahapan semestinya, hanya saja masih minim dalam mendalami kepentingan yang keluar dimasyarakat untuk dijadikan sebuah program dalam pembangunan. Selain itu, pemetaan potensi yang dimiliki juga dapat menjadi acuan pembangunan desa berkelanjutan. Kata Kunci; Rekognisi dan Subsidiaritas, Kepentingan Masyarakat, Pembangunan Desa

ABSTRACT Through the case study method, this research tries to see how the village development process in Tikonu through the perspective of recognition and subsidiarity. Starting from the planning stage, implementation to supervision. Also, want how the interests of local communities are accommodated in the village development program .At the planning stage, the involvement of local communities in deliberations becomes a source of decision making. In implementation, some of the activities that the community deems capable of being handled are also left to the community. Meanwhile, in supervision, community involvement is through the trust given to the implementing elements of development with various ethical considerations. Even though it runs as it should be, it's just that it is still minimal in exploring the interests that come out in the community to become a program in development. In addition, mapping the potential that is owned can also be a reference for sustainable village development. Keywords; Recognition and Subsidiarity, Community Interests, Village Development

Kata Kunci : Rekognisi dan Subsidiaritas, Kepentingan Masyarakat, Pembangunan Desa

  1. S2-2020-407639-abstract.pdf  
  2. S2-2020-407639-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-407639-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-407639-title.pdf