Analisis Pengalihan Aset Tetap pada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Studi Pengalihan dari Pemerintah Kabupaten/Kota kepada Pemerintah Provinsi)
APRILIA VILANING K, Prof. Dr. Abdul Halim, M.B.A., Ak., CA.
2020 | Tesis | MAGISTER AKUNTANSITujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengalihan aset tetap pada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan permasalahan dalam pengalihan aset tetap pada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan mengidentifikasi upaya perbaikan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengatasi permasalahan dalam pengalihan aset tetap. Metode penelitian – Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan melalui dokumentasi dan wawancara mendalam. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik deskriptif persentase dan teknik analisis data tekstual. Hasil penelitian – Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian pelaksanaan pengalihan aset tetap pada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ialah sebesar 70%. Faktor-faktor yang menyebabkan permasalahan dalam pengalihan aset tetap antara lain petunjuk teknis, penatausahaan aset tetap, sumber daya manusia (SDM), koordinasi, komitmen pimpinan, sanksi. Upaya perbaikan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengatasi permasalahan dalam pengalihan aset tetap antara lain melakukan rekonsiliasi aset tetap, membuat forum koordinasi internal, melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan Kemendagri, dan melakukan sosialisasi terkait pengelolaan aset tetap kepada seluruh pengurus barang. Kata kunci: pengalihan aset tetap, petunjuk teknis, penatausahaan aset tetap, sumber daya manusia (SDM), koordinasi, komitmen pimpinan, sanksi.
Objective – This research aims to analyze the transfer of fixed assets in the Central Java Province, identify the factors that cause problems in the transfer of fixed assets in the Central Java Province, and identify the improvement efforts that have been made by the Central Java Province to overcome problems in the transfer of fixed assets. Methodology – This research has been conducted using qualitative approach with the case study design. The data has been collected using documentation and in depth interviews. The data analysis has been conducted using percentage desricptive technique and textual data analysis. Findings – The results of this reserach show that the compliance level of the implementation of the transfer of fixed assets in the Central Java Province is 70%. The factors that cause problems in the transfer of fixed assets are technical guidance, fixed assets administration, human resources, coordination, leadership commitment, and punishment. The improvement efforts that have been made by the Central Java Province to overcome problems in the transfer of fixed assets are fixed assets reconciliation, establish the internal coordination forums, coordination with district and city governments and Ministry of Home Affairs, and socialization fixed assets management to all assets gatekeepers. Keywords: transfer of fixed assets, technical guidance, fixed assets administration, human resources, coordination, leadership commitment, and punishment.
Kata Kunci : pengalihan aset tetap, petunjuk teknis, penatausahaan aset tetap, sumber daya manusia (SDM), koordinasi, komitmen pimpinan, sanksi