ANALISIS UNIT USAHA PT GAMA MULTI USAHA MANDIRI MENGGUNAKAN MATRIKS FOUR LOGICS OF CORPORATE STRATEGY
OKTI ALIFIANA, Amin Wibowo, M.B.A., Ph.D
2020 | Tesis | Magister ManajemenKorporat memiliki banyak strategi untuk mengembangkan bisnis yang dimiliki, salah satunya dengan melakukan diversifikasi. Diversifikasi bertujuan untuk meningkatkan nilai korporat dengan melebarkan sayap dan kendali korporat ke industri lainnya baik yang berhubungan dengan bisnis yang sudah dijalankan ataupun tidak berhubungan. Salah satu korporat yang melakukan diversifikasi tidak berhubungan adalah PT Gama Multi Usaha Mandiri (PT GMUM) yang memiliki 6 unit usaha di bidang industri yang berbeda. PT GMUM membutuhkan sumber daya, pengetahuan dan kapabilitas yang sesuai untuk memasuki industri bisnis yang baru dan bersaing dengan kompetitor. Oleh karena itu, PT GMUM membutuhkan strategi dan metode untuk memahami kesesuaian dan kebutuhan setiap unit usaha terhadap korporat atau perusahaan induk. Matriks Four Logics of Corporate Strategy dapat menjadi salah satu metode untuk menilai tingkat ketergantungan setiap unit usaha dengan sumber daya dan kapabilitas korporat dan juga tingkat ketergantungan unit usaha dengan unit usaha lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis PT GMUM dan unit usaha yang dimiliki menggunakan matriks Four Logics of Corporate Strategy. Data primer diperoleh menggunakan metode in-depth interview dan pengisian kuesioner sesuai matriks Four Logics of Corporate Strategy oleh Sull, Turconi, Sull, Yoder (2017). Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah direksi PT GMUM dan manajer di setiap unit usaha. Selain itu, juga dilakukan observasi secara langsung di unit-unit usaha dan korporat untuk melakukan analisis rantai nilai di kegiatan bisnis yang dijalankan. Hasil penelitian menunjukkan posisi unit usaha yang berbeda di kuadran matriks Four Logics of Corporate Strategy. UC Hotel berada di kuadran Federal, Gama Konsultan berada di kuadran Integrative, GAS dan Plaza Agro berada di kuadran Leverage, RSA dan Kantor Pos berada di kuadran Portfolio. Kuadran yang berbeda menghasilkan saran strategi dan gaya pengasuhan yang berbeda. Gaya pengasuhan strategic control dapat diterapkan di Gama Konsultan, GAS dan Plaza Agro sedangkan gaya pengasuhan financial control dapat dilakukan di UC Hotel, Kantor Pos, dan RSA UGM.
Companies must have many strategies to expand and develop their business. One of the common strategies is diversification. Company with diversification strategy wants to improve the company�s values with expanding control over many industries whether it is related to the main business or not. PT Gama Multi Usaha Mandiri is a company which using unrelated diversification strategy and has 6 business units in different industries. PT GMUM needs the right resources, knowledges, and capabilities to enter, compete and survive in each different industries. PT GMUM will need strategies and methods to ensure that parent company had what the business units needed. Four Logics of Corporate Strategy Matrix is one of the methods that can be used to rate the business units�s dependence level on corporate resources and capabilities and on one another. The purpose of this research is to analyse dependence level and parenting style between PT GMUM as parent company and its business units using Four Logics of Corporate Strategy Matrix. Primary data was obtained through in-depth interview and using questionnaires as shown in Four Logics of Corporate Strategy Matrix by Sull, Turconi, Sull, Yoder (2017). The respondents of this research were the director of PT GMUM and managers of the business units. Direct observations were also conducted at each of the business units and parent company in order to analyse the value chain activities. The result of this research shown that each business units occupied different quadrant in Four Logics of Corporate Strategy Matrix. UC Hotel was in Federal quadrant, Gama Konsultan was in Integrative quadrant, GAS and Plaza Agro were in Leverage quadrant, RSA and Kantor Pos were in Portfolio quadrant. Each quadrant required different strategies and parenting styles. Strategic control as parenting style can be used in Gama Konsultan, GAS, and Plaza Agro while financial control as parenting style can be used in UC Hotel, Kantor Pos, and RSA UGM.
Kata Kunci : strategi korporat, diversifikasi tidak berhubungan, matriks Four Logics of Corporate Strategy, gaya pengasuhan, analisis rantai nilai