Laporkan Masalah

Hubungan Kadar Interferon Gamma pada Cairan Asites dengan Stadium Kanker Ovarium Tipe Epitel di RSUP Dr. Sardjito

MELINDA PRIWARDANI, dr. Ardhanu Kusumanto, Sp.OG(K); dr. Moh Nailul Fahmi, Sp.OG; Prof. Dr. dr. Heru Pradjatmo, Sp.OG(K). M.Kes

2020 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Latar Belakang: Kanker ovarium memiliki tingkat mortalitas tertinggi di antara keganasan ginekologi. Salah satu manifestasi klinis yang sering dijumpai pada stadium lanjut adalah asites. Asites mengandung berbagai sitokin salah satunya interferon gamma (IFN-gamma). IFN-gamma memiliki sifat ganda yaitu sebagai anti-tumor dan pro-tumor. Penelitian tentang IFN-gamma pada asites belum banyak dilakukan, sehingga penelitian ini perlu dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut peran IFN-gamma pada asites sebagai faktor prognostik kanker ovarium dan hubungannya dengan stadium kanker ovarium. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan kadar interferon gamma (IFN-gamma) pada cairan asites dengan stadium kanker ovarium tipe epitel. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode potong lintang (cross sectional). Pengambilan sampel asites dilakukan di kamar operasi RSUP Dr. Sardjito dan penyimpanan sampel serta pengujian sitokin menggunakan Human IFN-gamma ELISA Kit dilakukan di Laboratorium Biologi Molekuler FKKMK Universitas Gadjah Mada. Uji korelasi Spearman dilakukan untuk mengetahui hubungan kadar IFN-gamma pada cairan asites dengan stadium kanker ovarium tipe epitel. Hasil Penelitian: Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik (p=0,839) antara kadar IFN-gamma pada cairan asites dengan stadium kanker ovarium tipe epitel. Rerata kadar IFN-gamma pada stadium lanjut lebih tinggi (0,69pg/ml) dibandingkan stadium awal (0,55pg/ml) namun tidak signifikan secara statistik (p=0,716) Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara kadar IFN-gamma pada cairan asites dengan stadium kanker ovarium tipe epitel.

Background: Ovarian cancer has the highest mortality rate among gynecological malignancies. One clinical manifestation that is often found at an advanced stage is ascites. Ascites contains various cytokines, one of them is interferon gamma (IFN-gamma). IFN-gamma has dual role, as an anti-tumor and pro-tumor. Research on IFN-gamma in ascites has not been widely perform, so this research needs to be done to find out more about the role of IFN-gamma in ascites as a prognostic factor for ovarian cancer and it's correlation to the stage of ovarian cancer. Objective: To determine the correlation between interferon gamma (IFN-gamma) levels in ascites with the stage of epithelial ovarian cancer. Research Methods: This study used a cross sectional method. Ascites sampling was carried out in the operating room of RSUP Dr. Sardjito and sample storage and cytokine testing using the Human IFN-ISA ELISA Kit were conducted at the FKKMK Molecular Biology Laboratory of Gadjah Mada University. Spearman correlation test was performed to determine the correlation of IFN-gamma levels in ascites with the stage of epithelial ovarian cancer. Results: The Spearman correlation test results showed no statistically significant correlation (p=0.839) between IFN-gamma levels in ascites with the stage of epithelial ovarian cancer. The average level of IFN-gamma in the advanced stage was higher (0.69pg/ml) compared to the early stage (0.55pg/ml) but not statistically significant (p = 0.716) Conclusion: There was no significant correlation between IFN-gamma levels in ascites with stage of epithelial ovarian cancer.

Kata Kunci : interferon gamma (IFN-gamma), asites, stadium kanker ovarium

  1. S1-2020-383076-abstract.pdf  
  2. S1-2020-383076-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-383076-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-383076-title.pdf