PERBANDINGAN LUARAN MATERNAL DAN NEONATAL ANTARA SEKSIO CESAREA EMERGENSI DAN SEKSIO CESAREA ELEKTIF PADA KEHAMILAN DENGAN JANIN PRESENTASI BOKONG
RIENA REUBIYANA, dr. Ahsanudin Attamimi, SpOG(K), M. Med Ed; Dr. dr. Eugenius Phyowai Ganap, SpOG(K)
2020 | Tesis-Spesialis | OBSTETRI DAN GINEKOLOGILatar belakang: Kehamilan dengan janin presentasi bokong terjadi pada 3-4% dari semua kelahiran tunggal. Presentasi bokong merupakan ±17% indikasi utama dikerjakannya seksio cesarea elektif saat ini. Seksio cesarea dapat menjadi prosedur untuk menyelamatkan ibu dan bayi, tetapi juga dapat menyebabkan komplikasi untuk ibu dan bayi. Seksio cesarea elektif diyakini dapat menurunkan risiko terjadinya komplikasi maternal dan neonatal dibandingkan seksio cesarea emergensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai luaran maternal dan neonatal antara seksio cesarea emergensi dan elektif dengan mengambil sampel pada kehamilan dengan janin presentasi bokong. Metode: Penelitian dilakukan dengan desain kohort retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan secara konsekutif pada subjek ibu hamil dengan janin presentasi bokong yang melahirkan secara seksio cesarea selama tahun 2014-2019. Dua kelompok yang dibandingkan yaitu seksio cesarea emergensi dan elektif. Luaran penelitian adalah luaran maternal berupa kejadian infeksi dan perdarahan, sedangkan luaran neonatal adalah asfiksia dan cedera neonatal. Data dianalisis dengan uji Chi Square atau Fisher Exact, dilanjutkan uji regresi logistik. Hasil: Terdapat 240 sampel, terdiri dari 105 sampel seksio cesarea emergensi dan 135 sampel seksio cesarea elektif. Dari hasil analisis bivariat, diperoleh bahwa seksio cesarea emergensi berhubungan dengan lebih tingginya kejadian nilai Apgar rendah pada menit pertama dan menit kelima dan cedera persalinan, meskipun tidak bermakna secara statistik. Analisis multivariat menunjukkan bahwa seksio cesarea emergensi berhubungan dengan terjadinya infeksi maternal (p= 0.002, OR 3.65, 95% CI 1.59 - 8.40) dan perdarahan (p= 0.042, OR 2.27, 95% CI 1.06 - 6.1). Kesimpulan: Seksio cesarea emergensi secara signifikan berhubungan dengan luaran buruk maternal, yaitu terjadinya komplikasi infeksi dan perdarahan, namun tidak memberikan luaran neonatal yang lebih buruk dibandingkan seksio cesarea elektif. Pemeriksaan antenatal dan pengambilan keputusan penatalaksanaan yang tepat diperlukan untuk menekan terjadinya komplikasi.
Background: Breech presentation occurred at 3-4% of all single births. Recently, the breech presentation is ± 17% of the indication to perform elective caesarean section. Caesarean section can be a life saving procedure to mother and baby, but also can cause adverse maternal and neonatal complications. Elective caesarean section is known to be associated with a lower risk of maternal and neonatal complications than emergency caesarean section. Objectives: This study aims to compare maternal and neonatal outcome of breech presentation patients that underwent emergency or elective caesarean section. Methods: A retrospective cohort design study was conducted with consecutive sampling methods of pregnant women with breech presentation who underwent emergency and elective caesarean section during 2014-2019. Two groups of delivery methods were compared. Outcomes of the study were maternal outcome that were infection and hemorrhage, while the neonatal outcomes were birth asphyxia and birth trauma. Data was analyzed using the Chi Square test or Fisher's Exact test and multivariate using logistic regression test. Results: Total sample was 240 subjects, consisting of 105 samples in emergency caesarean section and 135 samples in elective caesarean section. From bivariate analysis, incidence of low Apgar score at first minute and fifth minute and also birth trauma in emergency caesarean section group were higher than elective caesarean section, but not statistically significant. From multivariate analysis, emergency caesarean section correlated with greater number of the complications risk incidence that were maternal infection (p= 0.002, OR 3.65, 95% CI 1.59 - 8.40), hemorrhage (p= 0.042, OR 2.27, 95% CI 1.06 - 6.1). Conclusions: Emergency caesarean section significantly correlated with the incidence of the adverse maternal that are infection and maternal hemorrhage, but had no difference in neonatal outcome between emergency and elective caesarean section. Antenatal care examination and precise management in making termination decision are required to avoid complications.
Kata Kunci : kehamilan dengan presentasi bokong, seksio cesarea emergensi, seksio cesarea elektif, luaran maternal, luaran neonatal