Analisis Keterlambatan Proyek pada Badan Usaha Pembuat Perlengkapan Jalan (BUPPJ) Studi pada PT. XYZ
NURANI FITRIASARI, Nofie Iman Vidya Kemal, S.E., M.Sc., Ph.D.
2020 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)Analisis Keterlambatan Proyek pada Badan Usaha Pembuat Perlengkapan Jalan (BUPPJ) Studi pada PT. XYZ Nurani Fitriasari 417497/PEK/23060 Manajemen proyek dapat diartikan sebagai suatu proses yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan atas suatu rangkaian pekerjaan dalam waktu dan tujuan tertentu. Proyek mengacu kepada empat batasan proyek yaitu, ruang lingkup (scope), waktu (time), biaya (cost) dan kualitas (quality). Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor penyebab keterlambatan penyelesaian pada proyek pemasangan rambu jalan tol yang dilakukan oleh salah satu Badan Usaha Pembuatan Perlengkapan Jalan (BUPPJ) dan mengidentifikasi strategi yang dapat dilakukan untuk mencegah masalah serupa. Penelitian ini menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) yang kemudian dilakukan analisis Pareto dan diagram fishbone untuk memperoleh akar masalah dan solusi perbaikannya. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa penyebab dominan adalah faktor perencanaan dan penjadwalan yang tidak mengacu pada estimasi lama pengerjaan (B2), adanya gagal produksi (pemotongan dan penempelan tidak tepat) (H1), rencana kerja tidak detail (B1) dan jumlah material yang dipesan kurang dari kebutuhan (C3). Dampak dari keterlambatan proyek tersebut adalah menimbulkan tambahan biaya untuk mengatasi faktor keterlambatan proyek tersebut. Aktivitas yang dapat dilakukan untuk mengatasi faktor yang paling dominan pada keterlambatan proyek PT. XYZ antara lain pembuatan perencanaan dan penjadwalan yang mengacu standar waktu pengerjaan, membuat cetakan, maintenance alat kerja dengan baik, memperbaiki tempat fabrikasi dan lakukan supervisi di lapangan; pembuatan detail perencanaan dan penjadwalan dengan memasukkan semua tahapan proses dilengkapi dengan penanggungjawab dan timeline, membuat rencana mitigasi, lakukan kontrol; dan memperbaiki tata letak gudang, lakukan pengecekan stok setiap hari, dan membuat laporan penggunaan material. Kata kunci: manajemen proyek, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Pareto, diagram fishbone
ABSTRACT Analysis of Projects Delays in Contractor Study at PT. XYZ Nurani Fitriasari 417497/PEK/23060 Project management can be interpreted as a process that consists of planning, organizing, implementing and controlling a series of work within a certain time and purpose. The project refers to four project boundaries, the scope, time, cost and quality. This study aims to identify and analyze the factors that cause delays in completion of the toll road sign installation project carried out by one of the contractor and identify strategies that can be taken to prevent similar problems. This study uses the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method which is then performed Pareto analysis and fishbone diagrams to obtain the root of the problem and the solution to its improvement. The results of this study note that the dominant cause is planning and scheduling factors not referring to the estimated processing time (B2), the existence of production failure (improper cutting and pasting) (H1), the detailed work plan (B1) and lack of material (C3). The impact of the project delay is incurring additional costs to overcome the project delay factor. Activities that can be carried out to overcome the most dominant factor in project delays in PT. XYZ between making other plans and scheduling that meet the standard working time, making molds, maintaining work tools properly, repairing fabrication sites and conducting field supervision; make planning and scheduling details by entering all stages of the process completed by the person in charge and the timeline, making mitigation plans, exercising control; and improve warehouse layout, do a daily cycle count, and generate material usage reports. Keywords: project management, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Pareto diagrams, fishbone diagrams
Kata Kunci : manajemen proyek, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Pareto, diagram fishbone