Laporkan Masalah

EVALUASI PENJADWALAN PADA PROYEK LRT JABODEBEK STUDI: JEMBATAN BENTANG PANJANG KUNINGAN

UJANG RAMDAN, Henry Yuliando, MM. M. Agr. Ph. D

2020 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)

Aspek utama dalam pengelolaan pada suatu proyek konstruksi meliputi aspek kualitas, biaya dan waktu. Dalam studi pada proyek LRT Jabodebek jembatan bentang panjang Kuningan, peneliti mengambil aspek waktu terkait dengan metode penjadwalan untuk proyek tersebut dimana terjadi keterlambatan. Keterlambatan pada proyek tersebut diduga karena metode penjadwalan dengan Critical Path Method (CPM) yang kurang akurat. Penelitian penjadwalan pada jembatan bentang panjang Kuningan dilakukan dengan melakukan pengumpulan data primer berupa realisasi jadwal aktual tiap hari untuk setiap aktivitas dan dilanjutkan dengan evaluasi metode penjadwalan existing CPM. Pada evaluasi penjadwalan ini, identifikasi aktivitas yang mengalami keterlambatan dilakukan melalui durasi jadwal aktual dengan jadwal CPM. Selanjutnya dilakukan perhitungan penjadwalan menggunakan metode Program Evaluation & Review Technique (PERT). Evaluasi penjadwalan dengan cara membandingkan antara jadwal CPM, PERT dan aktual dilakukan untuk mementukan metode mana yang lebih akurat untuk proyek ini. Evaluasi ini sebagai masukan bagi manajemen perusahaan untuk mempertimbangkan metode penjadwalan dengan PERT untuk proyek pionir atau proyek inovasi. Beradasarkan hasil penelitian, ada beberapa realisasi jadwal aktual yang durasinya bervariatif. CPM tidak bisa melakukan estimasi penjadwalan dengan durasi yang bervariatif, sedangkan PERT mempunyai tiga estimasi durasi yaitu optimis, pesimis dan realistis. Hasil evaluasi penjadwalan untuk proyek ini dapat disimpulkan bahwa metode PERT lebih akurat.

The main aspects of construction management in a project are aspects of quality, cost and time. In a study on the Jabodebek LRT Kuningan long span bridge project, researcher took aspects of time related to the scheduling method for the project. Delay in the project is assumed due to the inaccurate scheduling method by using Critical Path Method (CPM). Scheduling research on the Kuningan long span bridge is done by collecting primary data as actual daily schedule for each activities and followed by evaluating the existing CPM scheduling method. Identification of activities that are experiencing delays is done through the duration of the actual schedule with CPM method. Furthermore, the scheduling calculation is carried out using the Program Evaluation & Review Technique (PERT) method. Scheduling evaluation by comparing CPM, PERT and actual schedules is done to determine which method is more accurate for this project. This evaluation is an input for company management to consider scheduling methods with PERT for pioneer projects or innovation projects. Based on the results of the study, there are several actual timelines that have varied duration. CPM cannot do a scheduling estimation with varied duration, while PERT has three duration estimates which are optimistic, pessimistic and realistic. The results of the scheduling evaluation for this project can be concluded that the PERT method is more accurate.

Kata Kunci : CPM, PERT, waktu, LRT Jabodebek, Jembatan Kuningan

  1. s2-2020-417537-abstract.pdf  
  2. s2-2020-417537-bibliography.pdf  
  3. s2-2020-417537-tableofcontent.pdf  
  4. s2-2020-417537-title.pdf