Laporkan Masalah

Peran Pemuda Melalui E-Commerce dalam Pelestarian Tenun Ikat Troso dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Budaya (Studi di Desa Troso Kecamatan Pecangaan Kabupaten Jepara Provinsi Jawa Tengah)Peran Pemuda Melalui E-Commerce dalam Pelestarian Tenun Ikat Troso dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Budaya (Studi di Desa Troso Kecamatan Pecangaan Kabupaten Jepara Provinsi Jawa Tengah)

RIKHA RIF'ATIL H, Dr. Sulistyowati, S.S., M.Hum. ; Prof. Dr. Kodiran, M.A.

2020 | Tesis | MAGISTER KETAHANAN NASIONAL

Penggunaan e-commerce oleh pemuda di Desa Troso merupakan sebuah fenomena yang mempunyai beberapa dampak tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pemuda melalui e-commerce dalam pelestarian tenun ikat di Desa Troso serta implikasinya terhadap ketahanan budaya di desa tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang telah diolah dari data lapangan serta data dokumen yang mendukung, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, serta dokumentasi baik kepustakaan maupun internet. Wawancara dilakukan dengan beberapa informan, yakni pemuda pengguna e-commerce, produsen Tenun Ikat Troso, serta Kepala Desa Troso sebagai pemimpin pemerintahan di desa tersebut. Adapun teknik dalam menganalisis data adalah dengan mereduksi data, dilanjutkan dengan penyajian data, kemudian diakhiri dengan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini adalah pemuda telah melaksanakan peranannya sebagai generasi penerus tenun ikat di Desa Troso melalui penggunaan e-commerce. Media yang digunakan dalam melakukan kegiatan pemanfaatan e-commerce adalah marketplace, website, serta media sosial. Berangkat dari adanya penggunaan e-commerce oleh pemuda tersebut, dampak yang ditimbulkan adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat, serta kembalinya minat pemuda terhadap Tenun Ikat Troso, sehingga proses pewarisan budaya dapat berjalan dengan baik dan ketahanan budaya menjadi semakin meningkat.

The use of e-commerce by youth in Troso Village is a phenomenon that has certain impacts. The purpose of this study was to determine the role of youth through e-commerce in the preservation of ikat in Troso Village and their implications for cultural resilience in the village. This research is a qualitative research that has been processed from field data and supporting document data, with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation both literature and the internet. Interviews were conducted with several informants, namely youths who use e-commerce, producers of Troso Weaving, and the Head of Troso Village as government leaders in the village. The technique in analyzing data is to reduce the data, followed by the presentation of the data, then conclude with drawing conclusions and verification. The result of this research is that the youth have carried out their role as the next generation of weaving in Troso Village through the use of e-commerce. The media used in carrying out e-commerce utilization activities are marketplaces, websites, and social media. From the use of e-commerce by these youths, the resulting impact is an increase in community welfare, as well as the return of youth interest in Troso Ikat Weaving, so that the process of cultural inheritance can run well and cultural resilience increases.

Kata Kunci : Tenun Ikat Troso, Peran, Pemuda, E-commerce, Ketahanan Budaya / Troso Ikat Weaving, Role, Youth, E-commerce, Cultural Resilience